Potensi Ekonomi KonserTaylor Swift di Singapura Capai Rp4-6 T, Luhut: Indonesia Kurang Cerdas
Minggu, 10 Maret 2024 - 08:43 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung kontrak kerja sama antara otoritas Singapura dan penyanyi, Taylor Swift. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung kontrak kerja sama antara otoritas Singapura dan penyanyi kenamaan dunia, Taylor Swift . Pernyataan ini setelah Singapura mengakui memberi insentif agar Taylor Swift agar tidak konser di negara Asia Tenggara lain.
Baca Juga: Taylor Swift Pilih Singapura, RI Bakal Siapkan Rp2 Triliun untuk Gaet Artis Dunia
Dalam konser enam hari di Singapura itu, The Strait Times memperkirakan potensi ekonomi konser ini bisa mencapai Rp 4-6 triliun. Terkait hal itu Luhut buka suara dan mengatakan, kerja sama Singapura dan Taylor Swift merupakan strategi persaingan pasar yang dilakukan otoritas negara setempat.
Karena itu, Indonesia juga bisa melakukan hal serupa. Luhut menegaskan, Indonesia bisa menghadirkan Taylor atau penyanyi kenamaan dunia lainnya. Baca Juga: Singapura Dikecam 2 Negara Asia Tenggara Gegara Taylor Swift, Termasuk Indonesia?
“Seperti contoh Taylor Swift itu, kita Indonesia aja yang kurang cerdas menurut saya,” ujar Luhut melalui video pendek di akun Instagramnya, dikutip Jumat (8/3/2024).
Baca Juga: Taylor Swift Pilih Singapura, RI Bakal Siapkan Rp2 Triliun untuk Gaet Artis Dunia
Dalam konser enam hari di Singapura itu, The Strait Times memperkirakan potensi ekonomi konser ini bisa mencapai Rp 4-6 triliun. Terkait hal itu Luhut buka suara dan mengatakan, kerja sama Singapura dan Taylor Swift merupakan strategi persaingan pasar yang dilakukan otoritas negara setempat.
Karena itu, Indonesia juga bisa melakukan hal serupa. Luhut menegaskan, Indonesia bisa menghadirkan Taylor atau penyanyi kenamaan dunia lainnya. Baca Juga: Singapura Dikecam 2 Negara Asia Tenggara Gegara Taylor Swift, Termasuk Indonesia?
“Seperti contoh Taylor Swift itu, kita Indonesia aja yang kurang cerdas menurut saya,” ujar Luhut melalui video pendek di akun Instagramnya, dikutip Jumat (8/3/2024).
Lihat Juga :