Ekonomi Israel Raup Keuntungan dari Perang Gaza, Misi Tersembunyi Negara Yahudi?

Rabu, 13 Maret 2024 - 15:10 WIB
loading...
Ekonomi Israel Raup...
Invasi Israel ke Gaza yang melibatkan penggunaan senjata dan teknologi canggih, tampaknya bukan tentang mengalahkan Hamas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Invasi Israel ke Gaza yang melibatkan penggunaan senjata dan teknologi canggih , tampaknya bukan tentang mengalahkan Hamas. Pasalnya ekonomi Israel diyakini bakal mendapatkan keuntungan dari agresi tersebut, dimana dapat memacu lonjakan penjualan teknologi militer Israel.

Baca Juga: Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang

Selama turnya ke Uni Emirate Arab (UEA), Menteri Ekonomi Israel, Nir Barkat mengutarakan, perang dengan Hamas berpeluang membuat Israel berada di garis depan soal inovasi militer. Ketika ketegangan di Timur Tengah kembali memanas, penyataan Barkat sekali ini menjadi sorotan.

Mengakui adanya keuntungan ekonomi Israel yang bisa didapat dari perang Gaza, Barkat pada awal bulan lalu meyakini perang Gaza dapat membantu Israel meningkatkan penjualan teknologi militer. Ia juga menyinggung adanya “ketertarikan yang tinggi” dari banyak negara akan teknologi militer Israel.

Baca Juga: Ekonomi Israel Ambruk 19,4 Persen, Kontraksi Terbesar dalam Sejarah

Meski begitu Ia tidak menyebutkan secara spesifik apakah negara-negara Arab termasuk di antara mereka. Menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia di Abu Dhabi, Barkat mengatakan, dampak domestik perang terhadap Israel bukan sesuatu yang baru

"Ini bukan sesuatu yang Israel tidak dapat menanggungnya dalam jangka menengah hingga panjang," ungkapnya.

Dia memperkirakan, total biaya perang Israel di Gaza bisa mencapai 150-200 miliar shekel, atau sekitar USD50 miliar, terlepas dari durasi perang.

"Anda harus selalu menyadari dalam perang Israel, kita telah mengalami penurunan ekonomi tetapi kita memiliki lonjakan besar dalam inovasi. Dan pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan Israel dalam putaran kekerasan ini tidak ada duanya," kata Barkat.

Keunggulan Kompetitif Israel

Barkat mencatat Israel telah menggelar banyak pertemuan selama pertemuan WTO empat hari tentang apa yang disebutnya "keunggulan kompetitif" Israel. Semua itu mengacu pada ekonomi teknologi tinggi dan sejumlah besar pengusaha di berbagai sektor.

Salah satu sektor tersebut adalah keamanan dalam negeri. "Terutama setelah perang ini, saya pikir kita mungkin akan memimpin banyak inisiatif tentang seperti apa perang generasi berikutnya," kata Barkat.

Ditanya apakah mereka yang tertarik termasuk negara-negara yang tengah bersitegang dengan Israel, imbas perang di Palestina yang berkepanjangan. Barkat mengatakan, ada minat tinggi dari seluruh dunia.

Menurut perkiraan awal oleh Biro Pusat Statistik Israel, bernilai USD500 miliar terpukul akibat perang di Gaza, yang mengalami kontraksi tahunan 19,4% pada kuartal keempat dari tiga bulan sebelumnya. Ribuan orang di Israel meninggalkan pekerjaan mereka untuk bergabung dengan militer.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Penerbangan dari Bali ke Timteng Terganggu
AS Rancang Gaza Jadi...
AS Rancang Gaza Jadi Resor Futuristik Senilai Rp1.878 Triliun, Rencana Rekonstruksi 20 Tahun
Palestina Daftar Anggota...
Palestina Daftar Anggota Penuh BRICS setelah Diakui Mayoritas Negara di PBB
Pukul Israel dengan...
Pukul Israel dengan Sanksi, Negara Eropa Ini Boikot Barang hingga Ancam Setop Perdagangan
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Rekomendasi
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Berita Terkini
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved