Dirjen Pajak Sebut Kenaikan PPN 12% Masih Dikaji

Selasa, 19 Maret 2024 - 15:00 WIB
loading...
Dirjen Pajak Sebut Kenaikan...
Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) 12% masih dalam kajian. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan kenaikan tarif PPN 12% telah sesuai dengan amanat undang-undang. Namun demikian, rencana tersebut tetap harus melalui kajian matang.

"Kajian akan terus kami jalankan. Ini juga transisi kepemimpinan akan terjadi. Jadi kami juga menunggu kira-kira seperti itu," kata Suryo dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga: DPR Minta Kemenkeu Kaji Ulang Kenaikan PPN 12% di 2025

Hal itu merespons Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta pemerintah mengkaji kembali aturan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025.

Anggota Komisi XI DPR Andreas Eddy Susetyo beranggapan kenaikan PPN 12% dipastikan akan memukul daya beli masyarakat. "Kita ingin supaya dikaji kembali kenaikan PPN 12% di 2025 mempertimbangkan kondisi pererkonomian," ujar Andreas.

Baca Juga: Siap-siap, Tarif PPN Naik 12% Mulai Tahun Depan

Menurut dia yang perlu diperhatikan saat ini memperhatikan masyarakat yang terdampak inflasi akibat kenaikan harga bahan pokok. "Apabila tidak mendapatkan perhatian lebih, maka kelompok (menengah) ini bisa turun kelas menjadi miskin," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DJP Bidik Wajib Pajak...
DJP Bidik Wajib Pajak Baru, Sasar Data Rekening hingga Pelat Nomor Kendaraan
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Jumat 12 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved