Luhut Bawa Oleh-oleh Rp62 Triliun Sepulang dari China
Selasa, 19 Maret 2024 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: KPK Periksa Anak Buah Bahlil Soal Dugaan Suap Gubernur Maluku Utara
Menurutnya, kebijakan perusahaan di China tersebut dikarenakan menganggap kepentingan karyawan adalah prioritas pertama, karena dianggap yang paling memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Sebelum kembali ke Tanah Air, anak buah Luhut juga sempat mengunjungi Shenzhen untuk bertemu BYD untuk memfasilitasi pabrik mereka yang bakal dibangun di Indonesia.
"BYD sangat antusias dengan investasi ke Indonesia dan targetnya di awal 2026, pabrik mereka bisa mulai berproduksi secara komersial di tanah air," kata Luhut.
Luhut menilai antusiasme investor asing yang hendak menanamkan modalnya ke Indonesia ini karena melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid. Selain itu stabilitas politik pasca adanya pemilihan umum Presiden 2024.
Menurutnya, kebijakan perusahaan di China tersebut dikarenakan menganggap kepentingan karyawan adalah prioritas pertama, karena dianggap yang paling memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Sebelum kembali ke Tanah Air, anak buah Luhut juga sempat mengunjungi Shenzhen untuk bertemu BYD untuk memfasilitasi pabrik mereka yang bakal dibangun di Indonesia.
"BYD sangat antusias dengan investasi ke Indonesia dan targetnya di awal 2026, pabrik mereka bisa mulai berproduksi secara komersial di tanah air," kata Luhut.
Luhut menilai antusiasme investor asing yang hendak menanamkan modalnya ke Indonesia ini karena melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid. Selain itu stabilitas politik pasca adanya pemilihan umum Presiden 2024.
(nng)
Lihat Juga :