Luhut Bawa Oleh-oleh Rp62 Triliun Sepulang dari China

Selasa, 19 Maret 2024 - 20:16 WIB
loading...
Luhut Bawa Oleh-oleh...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sepulang kunjungan kerja dari China terdapat 3 komitmen investasi yang bakal masuk ke Indonesia.

Hal itu seperti pernyataan yang dibagikan Luhut melalui akun instagram resmi miliknya @luhut.pandjaitan. Bersama timnya, luhut berhasil membawa oleh-oleh 3 investasi besar di sektor energi hingga tekstil.

"Meski dilakukan di bulan puasa, tetapi tim yang saya tugaskan ini berhasil mendapatkan 3 komitmen investasi dalam waktu 3 hari saja. Saya merasa ini keberuntungan mereka yang tetap menjalankan puasa meski sedang bekerja," ujar Menko Luhut seperti dikutip melalui akun instagram resmi miliknya, Selasa (19/3/2024).

Baca Juga: Menteri ESDM Benarkan Bahlil Cabut 2.051 Izin Tambang

Luhut menceritakan perjalan pertamanya dimulai kota Shanghai dan bertemu dengan salah satu perusahaan yang memproduksi bahan baku solar panel terbesar di dunia. Pertemuan ini sebagai langkah finalisasi atas komitmen investasi sebesar USD3,5 - 4 miliar atau setara Rp62 triliun.

Setelah dari Shanghai, kemudian melanjut kunjungan kerja ke Ningbo dan menemui salah satu perusahaan tekstil di China. Perusahaan ini dianggap Luhut juga menjadi yang terbesar setidaknya di China. Bahkan di ibaratkan luhut, perusahaan ini semacam 'foxconn' tetapi menyuplai bahan baku untuk produksi brand Nike, Adidas, Puma, hingga Uniqlo.

"Ada satu hal yang membuat Seto (Deputi Luhut) takjub akan perlakuan perusahaan ini kepada para karyawan nya. Hampir seluruh karyawan (beserta keluarga mereka) menempati asrama yang disediakan oleh perusahaan. Mereka juga mendapatkan jatah makan gratis 3 kali sehari," sambung Luhut.

Baca Juga: KPK Periksa Anak Buah Bahlil Soal Dugaan Suap Gubernur Maluku Utara

Menurutnya, kebijakan perusahaan di China tersebut dikarenakan menganggap kepentingan karyawan adalah prioritas pertama, karena dianggap yang paling memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Sebelum kembali ke Tanah Air, anak buah Luhut juga sempat mengunjungi Shenzhen untuk bertemu BYD untuk memfasilitasi pabrik mereka yang bakal dibangun di Indonesia.

"BYD sangat antusias dengan investasi ke Indonesia dan targetnya di awal 2026, pabrik mereka bisa mulai berproduksi secara komersial di tanah air," kata Luhut.

Luhut menilai antusiasme investor asing yang hendak menanamkan modalnya ke Indonesia ini karena melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid. Selain itu stabilitas politik pasca adanya pemilihan umum Presiden 2024.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rekomendasi
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Pimpinan DPR Sangkal...
Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved