Fantastis, 2.350 Sapi Impor dari Australia Siap Masuk RI
Rabu, 20 Maret 2024 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Kendati, jumlah sapi yang langsung disembelih lebih kecil dari yang didatangkan, Frans memperkirakan, penyembelihan 500 ekor sapi hidup mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi daging sapi sebanyak 162 ton.
"Memang kalau kita lihat dari yang bisa disembelih kan tidak banyak, hanya 500 ekor. Jadi hitungan saya itu kurang lebih 162 ton," paparnya. "Sebagai perbandingan kalau tidak salah, Jakarta itu butuh sekitar 600 ton, jadi kalau 162 ton itu tadi, bisa 20 sampai 25 persen memenuhi kebutuhan yang ada," katanya.
Baca Juga: 100 Ribu Ton Impor Daging Sapi Tersendat, Bagaimana Stok Ramadhan dan Lebaran?
Impor sapi hidup dari Australia, lanjut dia, memerlukan waktu pengiriman yang relatif singkat, yakni sekitar dua pekan. Sementara impor daging beku berasal dari Brasil yang memerlukan waktu hingga dua bulan untuk tiba di Indonesia.
Sebab itu, Frans berharap importasi sapi hidup dapat menjaga harga daging sapi yang biasanya mengalami kenaikan signifikan pada H-2 dan H-1 Lebaran.
"Memang kalau kita lihat dari yang bisa disembelih kan tidak banyak, hanya 500 ekor. Jadi hitungan saya itu kurang lebih 162 ton," paparnya. "Sebagai perbandingan kalau tidak salah, Jakarta itu butuh sekitar 600 ton, jadi kalau 162 ton itu tadi, bisa 20 sampai 25 persen memenuhi kebutuhan yang ada," katanya.
Baca Juga: 100 Ribu Ton Impor Daging Sapi Tersendat, Bagaimana Stok Ramadhan dan Lebaran?
Impor sapi hidup dari Australia, lanjut dia, memerlukan waktu pengiriman yang relatif singkat, yakni sekitar dua pekan. Sementara impor daging beku berasal dari Brasil yang memerlukan waktu hingga dua bulan untuk tiba di Indonesia.
Sebab itu, Frans berharap importasi sapi hidup dapat menjaga harga daging sapi yang biasanya mengalami kenaikan signifikan pada H-2 dan H-1 Lebaran.
(nng)
Lihat Juga :