alexametrics

Material yang Tepat agar Atap Kuat

loading...
Material yang Tepat agar Atap Kuat
Material yang Tepat agar Atap Kuat
A+ A-
ATAP rumah tidak hanya berfungsi untuk melindungi penghuninya saat berada di dalam rumah. Secara estetika, atap mampu menghadirkan karakter dan ciri khas arsitektur rumah secara keseluruhan. Bukan hanya interior yang selalu up date akan desainnya, atap pun bisa dibuat semenarik mungkin.

Buat desain rumah yang sesuai dengan karakter Anda, lalu baru memilih bentuk atap yang bisa menguatkan arsitektur rumah. Bentuk atap bisa dibuat dengan pola persegi setengah lingkaran, lengkungan, kerucut, dan sebagainya.



“Untuk memenuhi unsur kenyamanan dan keamanan dibutuhkan material bahan penutup atap yang fleksibel. Dengan kata lain, material harus mampu menyesuaikan bentuk atap yang didesain,” kata arsitek Rizky Artando.

Kreativitas arsitek maupun penghuninya bisa mencitakan desaindesain unik dan menarik. Salah satunya melalui bentuk atap rumah yang memiliki desain tidak seperti atap pada umumnya.

Untuk memenuhi kebutuhan atap dengan desain unik tersebut, Anda membutuhkan material penutup atap yang fleksibel. “Beberapa bahan material atap, ada yang terbuat dari bahan dasar aspal yang diolah dengan campuran tertentu.

Kemudian dibentuk menjadi lembaran panjang dan lebar sekitar 200 x 95 cm atau 100 x 33,5 cm,” lanjut Rizky. Rizky pun menambahkan, ciri fisik atap berbahan aspal, yaitu ada ya ng berupa lembaran bergelombang hampir mirip seperti asbes dengan bobot per lembar sekitar 6,4 kg. bahan dasar yang digunakan berupa aspal, organic fiber, resin dan mineral aditif.

Komponen bahan yang terkandung dalam bahan atap tersebut memiliki stabilitas dimensional tinggi, mudah dibentuk, aplikasi praktis, dan ramah lingkungan. Ciri lain yang bisa Anda jumpai, yaitu atap berbahan aspal dengan ukuran yang lebih kecil.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak