Garuda Indonesia Lunasi Utang 50%, Masih Punya Tanggungan Rp76 T
Selasa, 02 April 2024 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, tagihan utang lokal dan sukuk baru, konversi utang jangka panjang untuk kreditur Bank, BUMN dan anak perusahaan, serta melakukan pelunasan sebagian surat utang baru dan sukuk baru melalui tender offer.
“Kami tentunya berharap upaya pembayaran utang secara bertahap sesuai perjanjian perdamaian yang telah disepakati. Lalu, langkah akselerasi kinerja perusahaan yang dioptimalkan ini mampu mewujudkan fokus Garuda Indonesia sebagai bisnis yang sehat,” paparnya.
Baca Juga: Lebaran 2024, Garuda dan Citilink Ajukan 570 Penerbangan Tambahan
Meskipun, Irfan tidak memungkiri proses pemulihan ini membutuhkan waktu tidak sebentar, di tengah berbagai tantangan yang perlu dihadapi secara strategis oleh maskapai penerbangan nasional itu. Murutnya, aksi strategis atas pemulihan kinerja pasca restrukturisasi utang yang dibarengi dengan geliat pergerakan penumpang yang terus tumbuh, diharapkan semakin memperkokoh landasan bisnis entitas Garuda Indonesia secara grup.
“Untuk fokus dalam mengoptimalkan pendapatan usaha serta upaya pembukuan laba kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” ucap Irfan.
“Kami tentunya berharap upaya pembayaran utang secara bertahap sesuai perjanjian perdamaian yang telah disepakati. Lalu, langkah akselerasi kinerja perusahaan yang dioptimalkan ini mampu mewujudkan fokus Garuda Indonesia sebagai bisnis yang sehat,” paparnya.
Baca Juga: Lebaran 2024, Garuda dan Citilink Ajukan 570 Penerbangan Tambahan
Meskipun, Irfan tidak memungkiri proses pemulihan ini membutuhkan waktu tidak sebentar, di tengah berbagai tantangan yang perlu dihadapi secara strategis oleh maskapai penerbangan nasional itu. Murutnya, aksi strategis atas pemulihan kinerja pasca restrukturisasi utang yang dibarengi dengan geliat pergerakan penumpang yang terus tumbuh, diharapkan semakin memperkokoh landasan bisnis entitas Garuda Indonesia secara grup.
“Untuk fokus dalam mengoptimalkan pendapatan usaha serta upaya pembukuan laba kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” ucap Irfan.
(nng)
Lihat Juga :