alexametrics

Sri Mulyani Ajari Anak SD hingga Mahasiswa Pentingnya Bayar Pajak

loading...
Sri Mulyani Ajari Anak SD hingga Mahasiswa Pentingnya Bayar Pajak
Menkeu Sri Mulyani mengajari pentingnya pajak kepada para pelajar dan mahasiswa. Foto/SINDOnews/Lily Rusna Fajriah
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini menjadi 'guru' pajak untuk anak SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang hadir dalam acara Pajak Bertutur. Acara tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pajak untuk perekonomian Indonesia.

Dia mengatakan, upaya pemerintah mengumpulkan pajak bukanlah suatu kejahatan. Pajak justru penting untuk Indonesia dan masyarakatnya.

"Jadi saya berterimakasih bahwa kalian semua, dari yang TK, SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Kalau kami mengambil atau mengumpulkan pajak itu jahat apa nggak? Itu penting atau tidak untuk negara? Itu penting karena pajak itu adalah diamanatkan waktu Indonesia lahir," katanya di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, Indonesia bisa berdiri tegak hingga saat ini karena pajak. Tanpa pajak, kata dia, Indonesia tidak memiliki independensi.

"Kita tetap setia menjaga Indonesia merdeka dan membela Indonesia. Enggak akan bisa Indonesia merdeka kalau tidak ada pajak. Indonesia akan bisa tetap merdeka, kita membela Indonesia apabila kita semua tau tentang pajak, mengerti tentang pajak," imbuh dia.

Wanita yang akrab disapa Ani ini berpesan untuk para mahasiswa, setelah lulus dan mendapatkan pekerjaan nanti wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun dia memastikan bahwa pemerintah hanya menarik pajak bagi pekerja yang pendapatannya sudah Rp54 juta dalam setahun.

"Dan untuk mahasiswa memahami mengenai pajak. Sebentar lagi lulus, dapat kerja jangan lupa punya NPWP. Kalau kalian gajinya masih di bawah Rp54 juta setahun, kalian enggak perlu bayar pajak. Tapi tetap harus punya NPWP dan mengisi SPT. Ya karena kalian warga negara. Kalian bagian dari Indonesia," tandasnya.
(ven)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak