Merdeka Pak Jokowi! Ini Saran Pelaku Usaha untuk Ekonomi RI
Senin, 17 Agustus 2020 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, reformasi perlu dilakukan pada iklim usaha dan investasi nasional, birokrasi, keterampilan tenaga kerja, serta reformasi untuk mempercepat adopsi teknologi dan memudahkan inovasi industri di Indonesia. Hal ini harus terus dilakukan secara konsisten dan tegas agar Indonesia secara konsisten muncul sebgai negara yang maju dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi apapun tantangan zaman yang muncul.
"Bangsa yang lebih cepat, lebih berani atau lebih konsisten mereformasi iklim usaha dan investasinya akan menjadi lebih berdaya saing di pasar global," tegasnya.
(Baca Juga: Inovasi Jadi Kunci Industri untuk Bertahan di Masa Pandemi)
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu melakukan pemerataan pendapatan yang dilakukan secara profesional. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya terjadi secara agregat, namun juga terefleksikan pada pendapatan riil masyarakat di semua kalangan.
"Peran pemerintah sebagai penyelenggara dan pengelola jaminan sosial juga penting untuk dilakukan secara profesional dan transparan agar dalam masa krisis masyarakat Indonesia juga memiliki resilience yang tinggi karena social safety net nasional betul-betul berfungsi sebagai bantalan dan fall back position yang cukup untuk menyokong kebutuhan masyarakat untuk bangkit kembali ketika dihantam krisis," pungkasnya.
"Bangsa yang lebih cepat, lebih berani atau lebih konsisten mereformasi iklim usaha dan investasinya akan menjadi lebih berdaya saing di pasar global," tegasnya.
(Baca Juga: Inovasi Jadi Kunci Industri untuk Bertahan di Masa Pandemi)
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu melakukan pemerataan pendapatan yang dilakukan secara profesional. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya terjadi secara agregat, namun juga terefleksikan pada pendapatan riil masyarakat di semua kalangan.
"Peran pemerintah sebagai penyelenggara dan pengelola jaminan sosial juga penting untuk dilakukan secara profesional dan transparan agar dalam masa krisis masyarakat Indonesia juga memiliki resilience yang tinggi karena social safety net nasional betul-betul berfungsi sebagai bantalan dan fall back position yang cukup untuk menyokong kebutuhan masyarakat untuk bangkit kembali ketika dihantam krisis," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :