Anak Buah Erick Thohir Sangkal Ada Perintah BUMN Borong Dolar AS
Jum'at, 19 April 2024 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sebelumnya merespons imbauan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kepada perusahaan-perusahaan pelat merah untuk memborong dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak mungkin. Imbauan itu dilontarkan Erick yang memprediksi nilai tukar rupiah akan semakin anjlok bahkan menembus angka Rp16.500 per dolar AS.
Baca Juga: Rupiah Terjungkal, Airlangga Pede Tak Seburuk Ringgit dan Yuan
Airlangga menegaskan, imbauan Erick yang diberikan saat rupiah kondisi dolar AS tengah menguat ini sebagai sesuatu yang tidak bijak. "Kalau situasi dolar lagi menguat tentu tidak bijaksana untuk beli dolar di harga tinggi. Tentu kita perlu meredam kebutuhan terhadap dolar," jelas Airlangga.
Airlangga menuturkan, pemerintah memiliki cara untuk memperkuat fundamental rupiah. Salah satunya melalui aturan devisa hasil ekspor (DHE). Adapun, cadangan devisa yang kuat dan stabil bisa menjaga dan memperkuat posisi nilai tukar rupiah terhadap USD.
Baca Juga: Rupiah Terjungkal, Airlangga Pede Tak Seburuk Ringgit dan Yuan
Airlangga menegaskan, imbauan Erick yang diberikan saat rupiah kondisi dolar AS tengah menguat ini sebagai sesuatu yang tidak bijak. "Kalau situasi dolar lagi menguat tentu tidak bijaksana untuk beli dolar di harga tinggi. Tentu kita perlu meredam kebutuhan terhadap dolar," jelas Airlangga.
Airlangga menuturkan, pemerintah memiliki cara untuk memperkuat fundamental rupiah. Salah satunya melalui aturan devisa hasil ekspor (DHE). Adapun, cadangan devisa yang kuat dan stabil bisa menjaga dan memperkuat posisi nilai tukar rupiah terhadap USD.
(nng)
Lihat Juga :