Berkat BRILInk, Ekonomi Wawan yang Dulu Pas-pasan Kini Mulai Stabil Hasilkan Cuan
Sabtu, 20 April 2024 - 15:46 WIB
loading...
A
A
A
Wawan mengaku telah menjadi Agen BRILink antara tahun 2017 hingga 2018. Dari awalnya membuka outlet Agen BRILink sekaligus toko jual pulsa HP di sebuah gang sempit, kini dirinya bersyukur bisa memiliki outlet Agen BRILink Wawan Cell di pinggir jalan di kawasan Tanah Merah Bawah, Rawa Badak, Koja Jakarta Utara.
Wawan bercerita, awal dirinya menjadi Agen BRILink karena termotivasi oleh temannya yang sudah lebih dulu menjadi agen. Lewat cerita sang rekan, Wawan akhirnya memberanikan diri mendaftar sebagai Agen BRILink pada tahun 2018.
“Kawan saya di Cakung lebih dulu menjadi agen. Suatu saat saya main ke tempat dia lihat lihat cara kerja mesin BRILink. Dia cerita enaknya jadi agen kerjanya santai dan tidak butuh computer cukup pakai HP,” ujarnya.
Dari info teman itulah Wawan yang saat itu sudah memiliki usaha toko pulsa HP kemudian menghubungi pihak BRI untuk mendaftar jadi agen. Setelah menyerahkan berkas NPWP dan surat ijin usaha, akhirnya Wawan resmi menjadi Agen BRILink.
“Dulu itu prosesnya gampang karena masih manual belum digital seperti sekarang. Setelah menyerahkan berkas, ya sekitar 3 bulanan saya kemudian terima pemberitahuan lewat email bahwa saya sudah resmi diterima menjadi agen. Beberapa minggu kemudian mesin EDC (Electronic Data Capture) datang, dan saat itu langsung praktik,” kata Wawan didampingi sang istri Lilis Sugiyarti mengenang.
Wawan mengenang, awal-awal menjadi Agen BRILink sangat penuh perjuangan untuk mendapatkan nasabah. Untungnya sebelum jadi Agen BRILink, Wawan sudah memiliki usaha toko pulsa HP yang memiliki banyak pelanggan.
“Para pelanggan toko pulsa lama-lama kan tahu kalau saya punya usaha Agen BRILInk yang bisa memberi pelayanan seperti halnya bank. Maka dari situ kemudian banyak orang yang tahu dari mulut ke mulut dengan Agen BRILink saya,”kenang pria yang sudah dikarunia dua anak laki-laki ini.
Menurut Wawan, kini pelanggan maupun nasabah di Agen BRILink nya terus berkembang dan makin ramai. Dari buka pukul 07.00 WIB, Waawan baru menutup outlet BRILinknya pada pukul 22.30 WIB. Respos positif pun banyak diungkapkan para nasabahnya tentang keberadaan BRILInk.
Wawan bercerita, awal dirinya menjadi Agen BRILink karena termotivasi oleh temannya yang sudah lebih dulu menjadi agen. Lewat cerita sang rekan, Wawan akhirnya memberanikan diri mendaftar sebagai Agen BRILink pada tahun 2018.
“Kawan saya di Cakung lebih dulu menjadi agen. Suatu saat saya main ke tempat dia lihat lihat cara kerja mesin BRILink. Dia cerita enaknya jadi agen kerjanya santai dan tidak butuh computer cukup pakai HP,” ujarnya.
Dari info teman itulah Wawan yang saat itu sudah memiliki usaha toko pulsa HP kemudian menghubungi pihak BRI untuk mendaftar jadi agen. Setelah menyerahkan berkas NPWP dan surat ijin usaha, akhirnya Wawan resmi menjadi Agen BRILink.
“Dulu itu prosesnya gampang karena masih manual belum digital seperti sekarang. Setelah menyerahkan berkas, ya sekitar 3 bulanan saya kemudian terima pemberitahuan lewat email bahwa saya sudah resmi diterima menjadi agen. Beberapa minggu kemudian mesin EDC (Electronic Data Capture) datang, dan saat itu langsung praktik,” kata Wawan didampingi sang istri Lilis Sugiyarti mengenang.
Wawan mengenang, awal-awal menjadi Agen BRILink sangat penuh perjuangan untuk mendapatkan nasabah. Untungnya sebelum jadi Agen BRILink, Wawan sudah memiliki usaha toko pulsa HP yang memiliki banyak pelanggan.
“Para pelanggan toko pulsa lama-lama kan tahu kalau saya punya usaha Agen BRILInk yang bisa memberi pelayanan seperti halnya bank. Maka dari situ kemudian banyak orang yang tahu dari mulut ke mulut dengan Agen BRILink saya,”kenang pria yang sudah dikarunia dua anak laki-laki ini.
Menurut Wawan, kini pelanggan maupun nasabah di Agen BRILink nya terus berkembang dan makin ramai. Dari buka pukul 07.00 WIB, Waawan baru menutup outlet BRILinknya pada pukul 22.30 WIB. Respos positif pun banyak diungkapkan para nasabahnya tentang keberadaan BRILInk.
Lihat Juga :