alexametrics

Property Outlook, Menkeu Sri Mulyani Tekankan Dua Faktor

loading...
Property Outlook, Menkeu Sri Mulyani Tekankan Dua Faktor
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi industri properti di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi industri properti di Indonesia. Dia menyebutkan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi industri properti yakni pengetatan likuiditas dan kebijakan fiskal. Apalagi di tahun 2018 menjadi tahun ekonomi yang menantang. Pasalnya di tahun 2018 ini banyak diisi oleh gejolak ekonomi global yang berpengaruh di Indonesia.

"Sektor properti akan terpengaruhi oleh dua yaitu pengetatatan likuiditas yang mana terjadi dinamika inflasi dan kebijakan fiskal. Dua ini yang akan mempengaruhi sektor properti Indonesia sejak krisis ekonomi 2008 secara sistematis dan menantang," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta,Senin (17/12/2018).

Lebih lanjut, Ia juga menyebutkan rezim pajak juga punya peranan penting dalam mempengaruhi industri properti Indonesia. Untuk itu pengelolaan pajak yang benar bisa menumbuhkan tren positif pada sektor properti.



"Oleh karena itu kemampuan kita untuk mengevaluasi financial dari segi ekonomis itu perlu dan kita mampu bisa melihat secara lengkap. Mungkin lebih bagaimana membuat disiplin tanpa terjebak dengan efisiensi," terang dia.

Dia pun juga memperingatkan, bahwa Indonesia sangat rawan terhadap bencana alam. Untuk itu agar para pengembang memperhatikan resiko lahan dalam membangun industri properti di Indonesia. "Properti harus waspadai mengenai resiko bencana alam karena Indonesia sangat rentan untuk bencana alam," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak