Swiss Bekukan Aset Rusia Senilai Rp230 Triliun, Moskow Meradang

Rabu, 24 April 2024 - 08:43 WIB
loading...
Swiss Bekukan Aset Rusia...
Swiss membekukan aset Rusia dengan rincian separuh milik negara dan setengahnya lagi milik pribadi. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Swiss membekukan USD14,3 miliar atau setara Rp230 triliun aset Rusia dengan rincian separuh adalah milik negara dan setengahnya lagi milik pribadi. Sementara nilai aset negara Rusia tidak berubah, pihak berwenang Swiss melaporkan penurunan tajam dalam nilai dana milik pribadi.

Pada akhir Desember, total USD6,3 miliar dana dan properti milik individu atau entitas Rusia yang terkena sanksi dibekukan di Swiss. Angka tersebut mewakili penurunan USD1,9 miliar dari yang terdaftar pada akhir tahun 2022, demikian menurut Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO).

"Penurunan ini disebabkan oleh penurunan nilai aset-aset tertentu yang diblokir terutama sekuritas yang terkait dengan Rusia sebagai akibat dari sanksi internasional," ujar SECO dalam sebuah pernyataan dikutip dari Russia Today, Rabu (24/4/2024).

Baca Juga: Polandia Ingin Tampung Senjata Nuklir AS, Rusia: Itu Target Sah!

Jumlah tersebut terpisah dari USD7,9 miliar aset milik Bank Sentral Rusia, yang juga telah diblokir di Swiss. Pihak berwenang Swiss mengatakan tahun lalu mereka telah membekukan tambahan USD636 juta dalam bentuk aset keuangan dan dua properti, setelah melakukan investigasi sendiri dan klarifikasi rinci oleh pihak bank.

Perkiraan saat ini mencakup 17 properti, mobil mewah, karya seni, furnitur, dan alat musik milik orang-orang Rusia yang terkena sanksi. Badan tersebut juga mengungkapkan bahwa USD153,5 juta dana yang dibekukan telah dibebaskan setelah penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa persyaratan hukum untuk pembekuannya tidak terpenuhi.

Lembaga ini juga mengungkapkan USD153,5 juta dana yang dibekukan telah dilepaskan setelah penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa persyaratan hukum untuk pembekuan tidak terpenuhi. Meskipun bukan anggota Uni Eropa dan menganggap dirinya sebagai negara netral, Swiss telah mendukung sanksi-sanksi Barat terkait Ukraina terhadap Rusia.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama, Rusia-Iran Makin Kompak Bersatu Lawan Sanksi Barat

Pemerintah Swiss mengatakan dalam lebih dari satu kesempatan bahwa mereka telah mengikuti dengan seksama diskusi-diskusi Uni Eropa mengenai prospek penyitaan aset-aset Rusia yang dibekukan untuk membantu Ukraina, namun belum menguraikan rencana-rencana untuk melakukannya.

Moskow dengan keras menentang legitimasi pembekuan aset tersebut dan mengecam praktik tersebut sebagai pencurian dan memperingatkan tindakan balasan jika Barat bergerak untuk menyita dana tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Rekomendasi
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Berita Terkini
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved