Perkuat Stabilitas Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga ke 6,25%
Rabu, 24 April 2024 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Iran Ancam Musnahkan Israel Jika Berani Menyerang Lagi
“Kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri pembayaran serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran," tambahnya.
Kenaikan suku bunga ini tak sejalan dengan harapan sejumlah ekonom yang sebelumnya berharap BI mempertahankan BI Rate tetap di level 6%. BI dinilai tak memiliki urgensi untuk meningkatkan suku bunga karena inflasi relatif terjaga.Pengamat Perbankan dari Binus University Doddy Ariefianto mengatakan, selain inflasi yang terjaga, suku bunga BI pun bisa ditahan dengan adanya faktor The Fed yang menunda untuk menurunkan suku bunganya.
Sementara,Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky juga meminta BI mempertahankan suku bunga acuannya sebesar 6% untuk meredam dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah. "Walaupun terdapat ruang untuk kenaikan suku bunga acuan, keputusan menaikkan suku bunga acuan BI tampaknya bukanlah langkah ideal yang perlu diambil saat ini," kata dia.
“Kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri pembayaran serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran," tambahnya.
Kenaikan suku bunga ini tak sejalan dengan harapan sejumlah ekonom yang sebelumnya berharap BI mempertahankan BI Rate tetap di level 6%. BI dinilai tak memiliki urgensi untuk meningkatkan suku bunga karena inflasi relatif terjaga.Pengamat Perbankan dari Binus University Doddy Ariefianto mengatakan, selain inflasi yang terjaga, suku bunga BI pun bisa ditahan dengan adanya faktor The Fed yang menunda untuk menurunkan suku bunganya.
Sementara,Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky juga meminta BI mempertahankan suku bunga acuannya sebesar 6% untuk meredam dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah. "Walaupun terdapat ruang untuk kenaikan suku bunga acuan, keputusan menaikkan suku bunga acuan BI tampaknya bukanlah langkah ideal yang perlu diambil saat ini," kata dia.
(fjo)
Lihat Juga :