Uang Beredar Maret 2024 Tumbuh Pesat, Tembus Rp8.888,4 Triliun
Kamis, 25 April 2024 - 11:54 WIB
loading...
Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas pada Maret 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 tumbuh lebih tinggi.
Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi M2 pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp8.888,4 triliun atau tumbuh sebesar 7,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 5,3% (yoy).
"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,2% (yoy)," kata Erwin keterangan resmi, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga: Peredaran Uang di Indonesia pada Desember 2023 Tembus Rp8.824,7 Triliun
Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat. Penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,0% (yoy).
Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi M2 pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp8.888,4 triliun atau tumbuh sebesar 7,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 5,3% (yoy).
"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,2% (yoy)," kata Erwin keterangan resmi, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga: Peredaran Uang di Indonesia pada Desember 2023 Tembus Rp8.824,7 Triliun
Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat. Penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,0% (yoy).
Lihat Juga :