BKPM Sebut Maluku Utara Jadi Primadona Baru Investor Asing
Jum'at, 01 Mei 2020 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, berdasarkan data dari Pusat Koordinasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI), realisasi investasi PMA di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2019 lalu didominasi oleh sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin, dan Peralatannya senilai USD754,07 juta dan Pertambangan sebesar USD100,87 juta.
Selain itu adalah Listrik, Gas, dan Air senilia USD76,62 juta, disusul Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar USD67,98 juta, dan Konstruksi USD6,33 juta.
Farah menjelaskan, investasi di Indonesia saat ini tidak hanya terfokus di Pulau Jawa saja, akan tetapi juga terdistribusi ke luar Jawa. Hal tersebut terlihat dari 19% kenaikan porsi realisasi investasi di luar Jawa di kuartal I/2020.
Pada periode yang sama tahun 2019, realisasi investasi luar Jawa sebesar 44% dengan nilai Rp85,8 triliun dan Jawa 56% dengan nilai Rp109,3 triliun. Realisasi investasi luar Jawa meningkat porsinya menjadi 48,6% sebesar Rp102,4 trliiun dan Jawa 51,4% dengan nilai Rp108,3 triliun.
BKPM akan terus mendorong penyebaran investasi yang merata di Indonesia. “Melihat adanya peningkatan realisasi investasi di luar Jawa dari tahun ke tahun, kami optimis investasi dapat terdistribusi merata. Tidak hanya di pulau Jawa saja,” ujar Farah.
Selain itu adalah Listrik, Gas, dan Air senilia USD76,62 juta, disusul Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar USD67,98 juta, dan Konstruksi USD6,33 juta.
Farah menjelaskan, investasi di Indonesia saat ini tidak hanya terfokus di Pulau Jawa saja, akan tetapi juga terdistribusi ke luar Jawa. Hal tersebut terlihat dari 19% kenaikan porsi realisasi investasi di luar Jawa di kuartal I/2020.
Pada periode yang sama tahun 2019, realisasi investasi luar Jawa sebesar 44% dengan nilai Rp85,8 triliun dan Jawa 56% dengan nilai Rp109,3 triliun. Realisasi investasi luar Jawa meningkat porsinya menjadi 48,6% sebesar Rp102,4 trliiun dan Jawa 51,4% dengan nilai Rp108,3 triliun.
BKPM akan terus mendorong penyebaran investasi yang merata di Indonesia. “Melihat adanya peningkatan realisasi investasi di luar Jawa dari tahun ke tahun, kami optimis investasi dapat terdistribusi merata. Tidak hanya di pulau Jawa saja,” ujar Farah.
(ind)
Lihat Juga :