alexametrics

Ekspor Indonesia Periode Desember 2018 Turun 4,89%

loading...
Ekspor Indonesia Periode Desember 2018 Turun 4,89%
Kepala BPS Suhariyanto. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data ekspor Indonesia periode Desember 2018 mencapai USD14,18 miliar. Realisasi ini menurun sebesar 4,89% dibanding November 2018.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengungkapkan penurunan ekspor pada Desember 2018, disebabkan penurunan ekspor nonmigas sebesar 8,15%. Sementara ekspor migas mengalami kenaikan 27,34%.

"Kalau dilacak lebih dalam, nilai ekspor minyak mentah turun 16,77%. Ekspor hasil minyak turun 9,43%. Tapi nilai gas naik signfiikan, sebesar 51,57%," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/1/2019).



Jika dibanding periode sama tahun lalu, sambung pria yang akrab disapa Kecuk, realisasi ekspor Desember 2017 mengalami penurunan sebesar 4,67%. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, seperti jumlah hari efektif yang mengalami pengurangan.

"Ini karena libur Natal dan Tahun Baru serta fluktuasi harga komoditas. Juga perlambatan ke beberapa mitra dagang utama," imbuh dia.

Sementara secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia sepanjang 2018 mencapai USD180,06 miliar. Jumlah ini meningkat 6,65% dibanding periode sama tahun lalu.

"Masih tumbuh 6,65% dengan catatan komoditas yang terbesar untuk nonmigasnya adalah bahan bakar mineral 15,12% minyak hewan nabati sumbangannya 12,51%," tandasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak