Ledakan PMN BUMN di 2020-2021 Disinggung Erick Thohir, Segini Nilainya
Senin, 06 Mei 2024 - 12:56 WIB
loading...
Menteri BUMN, Erick Thohir menyinggung soal ‘ledakan’ Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk perusahaan pelat merah sepanjang 2020-2021. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyinggung soal ‘ledakan’ Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk perusahaan pelat merah sepanjang 2020-2021. Perkara ini diawali oleh minimnya informasi ihwal dana segar tersebut.
Baca Juga: 16 BUMN Diusulkan Dapat PMN Rp44 T, Hutama Karya Paling Jumbo
Menurutnya, saat pertama kali menjabat sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN pada 2019 lalu, dia tidak mengetahui nominal PMN yang akan didapatkan perseroan. Ketidaktahuan itu lantaran Menteri BUMN sebelumnya enggan memberikan informasi yang rinci.
Sehingga, selama 2020-2021 atau memasuki 2 tahun masa jabatannya terjadi ‘ledakan’ PMN BUMN. Terkait dengan perkara ini, Erick tidak menjabarkan lebih jauh.
“Saat kita masuk, kita masih tidak tahu berapa PMN, berapa apa (nilainya), sehingga kalau kita lihat di 2020-2021 terjadi ledakan PMN, salah satunya yang tidak diproyeksi saat itu infrastruktur, yang dimana pinjaman jangka pendek dilakukan proyek jangka panjang,” ujar Erick di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kemarin, Minggu (5/5).
Baca Juga: 16 BUMN Diusulkan Dapat PMN Rp44 T, Hutama Karya Paling Jumbo
Menurutnya, saat pertama kali menjabat sebagai orang nomor satu di Kementerian BUMN pada 2019 lalu, dia tidak mengetahui nominal PMN yang akan didapatkan perseroan. Ketidaktahuan itu lantaran Menteri BUMN sebelumnya enggan memberikan informasi yang rinci.
Sehingga, selama 2020-2021 atau memasuki 2 tahun masa jabatannya terjadi ‘ledakan’ PMN BUMN. Terkait dengan perkara ini, Erick tidak menjabarkan lebih jauh.
“Saat kita masuk, kita masih tidak tahu berapa PMN, berapa apa (nilainya), sehingga kalau kita lihat di 2020-2021 terjadi ledakan PMN, salah satunya yang tidak diproyeksi saat itu infrastruktur, yang dimana pinjaman jangka pendek dilakukan proyek jangka panjang,” ujar Erick di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kemarin, Minggu (5/5).
Lihat Juga :