PLN EPI Inisiasi Program Budidaya Ternak Kambing Perah di Gunung Kidul
Minggu, 12 Mei 2024 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Deretan Negara yang Menentang dan Mendukung Keanggotaan Palestina di PBB
Produk susu kambing selain dikonsumsi dalam kondisi segar, juga dapat diolah menjadi susu bubuk, yogurt, sabun, dan ragam lainnya. Selain berkontribusi pada perekonomian masyarakat, program ini juga ditargetkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Gombang dan Karang Asem."Dukungan PLN ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di masyarakat dan akhirnya dapat ikut meningkatkan manfaat pengembangan ternak kambing perah di lingkungan masyarakat sekitar," tuturnya.
Lurah Gombang Supriyanto menyampaikan apresiasinya karena Gapoktan tidak hanya diberikan pelatihan dan studi banding, juga pendampingan dan konsultasi. Tak heran, kata dia, warga antusias untuk melaksanakan program ini.
Menurut Iwan, ke depan PLN EPI akan mendorong terciptanya ekosistem ternak kambing perah dengan menciptakan koneksi antarpelaku usaha, dimulai dari penyedia bibit ternak kambing, penyedia pakan hijau dan green konsentrat. PLN EPI juga bakal mendorong badan usaha milik desa (Bumdes) yang sudah ada untuk mendapatkan pelatihan sebagai wadah untuk program ternak kambing perah ini.
"Badan usaha ini nantinya akan memiliki peran sebagai offtaker produk sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui skema penjualan untuk pasar," jelasnya.
Produk susu kambing selain dikonsumsi dalam kondisi segar, juga dapat diolah menjadi susu bubuk, yogurt, sabun, dan ragam lainnya. Selain berkontribusi pada perekonomian masyarakat, program ini juga ditargetkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Gombang dan Karang Asem."Dukungan PLN ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada di masyarakat dan akhirnya dapat ikut meningkatkan manfaat pengembangan ternak kambing perah di lingkungan masyarakat sekitar," tuturnya.
Lurah Gombang Supriyanto menyampaikan apresiasinya karena Gapoktan tidak hanya diberikan pelatihan dan studi banding, juga pendampingan dan konsultasi. Tak heran, kata dia, warga antusias untuk melaksanakan program ini.
Menurut Iwan, ke depan PLN EPI akan mendorong terciptanya ekosistem ternak kambing perah dengan menciptakan koneksi antarpelaku usaha, dimulai dari penyedia bibit ternak kambing, penyedia pakan hijau dan green konsentrat. PLN EPI juga bakal mendorong badan usaha milik desa (Bumdes) yang sudah ada untuk mendapatkan pelatihan sebagai wadah untuk program ternak kambing perah ini.
"Badan usaha ini nantinya akan memiliki peran sebagai offtaker produk sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui skema penjualan untuk pasar," jelasnya.
(fjo)
Lihat Juga :