Digoyang Dedolarisasi BRICS, IMF Sebut Dolar AS dalam Bahaya
Minggu, 19 Mei 2024 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Vietnam Dilaporkan Tengah Berupaya Bergabung dengan BRICS
Mneurut dia, arus investasi asing juga telah dialihkan berdasarkan aliansi geopolitik. Beberapa negara juga sedang mengevaluasi kembali ketergantungan mereka yang besar terhadap dolar dalam transaksi internasional dan cadangan devisa mereka.
Namun, dia mengatakan meskipun ada risiko, dolar AS tetap menjadi mata uang de facto untuk perdagangan global. "Mungkin karena sebagian besar perdagangan komoditas masih ditagih dan diselesaikan dalam dolar AS," ujarnya.
Namun, jika BRICS yang "menguasai" sektor minyak dunia sukses melakukan perdagangan dengan mata uang lokal, maka dolar AS bisa melemah. Mayoritas negara-negara baru yang bergabung dengan BRICS tahun ini adalah negara-negara penghasil dan pengekspor minyak.
Aliansi ini tengah menunggu Arab Saudi untuk bergabung dengan blok tersebut dan mengubah dinamika di sektor minyak global.
Mneurut dia, arus investasi asing juga telah dialihkan berdasarkan aliansi geopolitik. Beberapa negara juga sedang mengevaluasi kembali ketergantungan mereka yang besar terhadap dolar dalam transaksi internasional dan cadangan devisa mereka.
Namun, dia mengatakan meskipun ada risiko, dolar AS tetap menjadi mata uang de facto untuk perdagangan global. "Mungkin karena sebagian besar perdagangan komoditas masih ditagih dan diselesaikan dalam dolar AS," ujarnya.
Namun, jika BRICS yang "menguasai" sektor minyak dunia sukses melakukan perdagangan dengan mata uang lokal, maka dolar AS bisa melemah. Mayoritas negara-negara baru yang bergabung dengan BRICS tahun ini adalah negara-negara penghasil dan pengekspor minyak.
Aliansi ini tengah menunggu Arab Saudi untuk bergabung dengan blok tersebut dan mengubah dinamika di sektor minyak global.
(fjo)
Lihat Juga :