Digoyang Dedolarisasi BRICS, IMF Sebut Dolar AS dalam Bahaya

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:25 WIB
loading...
Digoyang Dedolarisasi...
Dedolarisasi yang diprakarsai BRICS bisa menggeser dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) mengakui bahwa dolar Amerika Serikat (USD) berada dalam bahaya terhadap negara-negara BRICS dan mata uang lokal lainnya. Hal itu disebabkan agenda dedolarisasi yang diprakarsai BRICS untuk menggeser dolar AS dari status mata uang cadangan dunia.

Ancaman dari BRICS dan mata uang lokal lainnya terhadap dolar AS itu disebut sebagai hal nyata yang harus ditanggapi dengan serius. Wakil Direktur Pelaksana IMF Gita Gopinath dalam makalahnya yang berjudul "Dampak Geopolitik Terhadap Perdagangan Internasional dan Dolar" menyatakan bahwa BRICS telah menciptakan pergeseran dalam kebijakan ekonomi global.

Baca Juga: Kolombia Tertarik Gabung BRICS, Dukungan Datang dari Brasil

Dia mengungkapkan bahwa negara-negara BRICS kini menjalankan bisnis berdasarkan aliansi geopolitik mereka dengan negara lain. Perkembangan ini menempatkan dolar AS dalam posisi yang tidak menguntungkan karena mata uang lokal akan digunakan untuk menyelesaikan transaksi lintas batas.

"Negara-negara (BRICS) sedang menilai kembali mitra dagang mereka berdasarkan kekhawatiran ekonomi dan keamanan mereka," kata Gopinath seperti dilansir Watcher.Guru, dikutip Minggu (19/5/2024).

Baca Juga: Vietnam Dilaporkan Tengah Berupaya Bergabung dengan BRICS

Mneurut dia, arus investasi asing juga telah dialihkan berdasarkan aliansi geopolitik. Beberapa negara juga sedang mengevaluasi kembali ketergantungan mereka yang besar terhadap dolar dalam transaksi internasional dan cadangan devisa mereka.

Namun, dia mengatakan meskipun ada risiko, dolar AS tetap menjadi mata uang de facto untuk perdagangan global. "Mungkin karena sebagian besar perdagangan komoditas masih ditagih dan diselesaikan dalam dolar AS," ujarnya.

Namun, jika BRICS yang "menguasai" sektor minyak dunia sukses melakukan perdagangan dengan mata uang lokal, maka dolar AS bisa melemah. Mayoritas negara-negara baru yang bergabung dengan BRICS tahun ini adalah negara-negara penghasil dan pengekspor minyak.

Aliansi ini tengah menunggu Arab Saudi untuk bergabung dengan blok tersebut dan mengubah dinamika di sektor minyak global.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Berita Terkini
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved