Mengungkap Tantangan dan Solusi Investasi Kripto Dalam Negeri
Rabu, 29 Mei 2024 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
“Kami melihat tantangan tersebut menjadi tanggung jawab bersama khususnya pemerintah agar bisa mengatur terkait dengan penggunaan blockchain ini. Karena kami yakin dari sisi hulu ini akan memberikan keuntungan besar bagi Indonesia jika dikembangkan lebih jauh lagi. Tentu saja kami akan menggandeng pemerintah dan kementerian lembaga terkait supaya bersama-sama membangun industri crypto dari hulu ke hilir,” ungkap Tirta menambahkan.
Baca Juga: 84% Investor Memprediksi Harga Bitcoin Mencapai Level Tertinggi Baru
General Counsel PINTU, Malikulkusno Utomo (Dimas) menjabarkan, tantangan yang dihadapi oleh industri kripto Indonesia dari sisi pedagang. Dimas melihat setidaknya ada dua tantangan yang harus dihadapi.
“Tantangan pertama, senada dengan pernyataan dari BAPPEBTI mengenai aturan dari hulu hingga hilir. Karena kita tahu investasi crypto bergerak sangat cepat dan dinamis dengan berbagai use cases yang muncul setiap harinya. Investasi perdagangan spot hanyalah salah satu produk, sementara banyak hal lain seperti Decentralized Finance (DeFi), NFT, Web3, dan produk crypto lainnya yang menjadi tantangan seluruh pihak,” ungkap Dimas.
Lebih lanjut Ia juga menerangkan, tantangan kedua yakni mengenai edukasi di tengah meningkatnya jumlah investor dalam waktu cepat. Diungkapkan PINTU memiliki komitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat yang sudah bisa dilihat dari berbagai kegiatan komunitas seperti webinar, roadshow ke berbagai kampus dan memanfaatkan berbagai platform seperti Pintu Academy. Namun justru melihat ada sarana lain untuk edukasi yaitu langsung mencoba berinvestasi crypto.
Baca Juga: 84% Investor Memprediksi Harga Bitcoin Mencapai Level Tertinggi Baru
General Counsel PINTU, Malikulkusno Utomo (Dimas) menjabarkan, tantangan yang dihadapi oleh industri kripto Indonesia dari sisi pedagang. Dimas melihat setidaknya ada dua tantangan yang harus dihadapi.
“Tantangan pertama, senada dengan pernyataan dari BAPPEBTI mengenai aturan dari hulu hingga hilir. Karena kita tahu investasi crypto bergerak sangat cepat dan dinamis dengan berbagai use cases yang muncul setiap harinya. Investasi perdagangan spot hanyalah salah satu produk, sementara banyak hal lain seperti Decentralized Finance (DeFi), NFT, Web3, dan produk crypto lainnya yang menjadi tantangan seluruh pihak,” ungkap Dimas.
Lebih lanjut Ia juga menerangkan, tantangan kedua yakni mengenai edukasi di tengah meningkatnya jumlah investor dalam waktu cepat. Diungkapkan PINTU memiliki komitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat yang sudah bisa dilihat dari berbagai kegiatan komunitas seperti webinar, roadshow ke berbagai kampus dan memanfaatkan berbagai platform seperti Pintu Academy. Namun justru melihat ada sarana lain untuk edukasi yaitu langsung mencoba berinvestasi crypto.
Lihat Juga :