5 Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar di Dunia, Semuanya Negara Maju

Senin, 03 Juni 2024 - 15:47 WIB
loading...
5 Negara dengan Utang...
Bersamaan dengan lonjakan utang luar negeri yang besar, terdapat tanggung jawab besar juga. Tercatat, setidaknya ada lima negara dengan utang luar negeri terbesar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bersamaan dengan lonjakan utang luar negeri yang besar, terdapat tanggung jawab besar juga. Tercatat, setidaknya ada lima negara dengan utang luar negeri terbesar di dunia.

Baca Juga: 6 Negara Tetangga RI dengan Utang Luar Negeri Tertinggi di 2024

Pada dasarnya utang ini memang penting dalam perkembangan ekonomi sebuah negara, dengan fungsinya untuk membiayai program-program pemerintah demi membantu mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Negara-negara menggunakan pinjaman luar negeri untuk menjaga likuiditas keuangan dan mendorong pertumbuhan. Bagi negara- negara maju yang menghadapi penurunan, mengambil pinjaman dengan suku bunga rendah lebih masuk akal dibandingkan menaikkan pajak.

Baca Juga: Utang AS Membengkak hingga Tembus Rp550.693 Triliun, IMF Wanti-wanti Soal Risikonya

Sementara untuk negara-negara berkembang, pembiayaan semacam ini bahkan lebih penting untuk menutupi kesenjangan sumber daya domestik dan membayar program-program yang dapat membantu mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang. Namun, ada masalah yang terkenal dengan utang: meminjam uang lebih mudah daripada membayarnya kembali.

Terdapat lima negara dengan utang luar negeri terbanyak. Pada dasarnya utang negara ini adalah gabungan utang yang dipinjam oleh pemerintah kepada satu atau lebih pemberi pinjaman.

Namun, meskipun suatu negara mungkin memiliki utang luar negeri yang relatif besar (baik secara absolut maupun per kapita), negara tersebut sebenarnya bisa menjadi "kreditor internasional bersih" jika jumlah utangnya lebih kecil dari total pemberian utang ke negara lain.

5 Negara dengan Utang Luar Negeri Terbanyak di Dunia

1. Amerika Serikat

Menurut data dari CIA di tahun 2019, Amerika Serikat menjadi negara dengan utang luar negeri terbanyak dengan total utang mencapai USD 20.275.951.000.000 atau sekitar Rp 311,7 kuadriliun.

2. Inggris

Selanjutnya ada Inggris Raya yang memiliki total utang negara mencapai USD8.722.000.000.000 atau sekitar Rp134 kuadriliun.

3. Prancis

Posisi ketiga diduduki oleh Prancis yang memiliki total utang negara sebesar USD6.356.000.000.000 atau sekitar Rp97 kuadriliun.

4. Jerman

Kemudian ada Jerman yang memiliki utang luar negeri sebesar USD5.671.463.000.000 atau sekitar Rp87,1 kuadriliun.

5. Belanda

Terakhir ada Belanda yang memiliki utang luar negeri sebesar USD4.345.413.000.000 atau sekitar Rp66,8 kuadriliun di tahun 2019.

Itulah lima negara dengan utang luar negeri terbanyak sesuai dari data yang diunggah CIA. Setelah kelima negara tersebut, masih ada Jepang, Australia, Irlandia, dan Italia yang menempati peringkat enam sampai sepuluh.

Lantas mengapa negara maju ini justru memiliki utang yang lebih banyak? hal ini disebabkan karena mereka didukung dengan penerimaan pajak yang tinggi. Selain itu, PDB yang besar juga memiliki dampak positif pada risiko meminjam.

Mengingat di negara-negara maju rasio pajak sangat tinggi, sehingga secara tidak langsung penerimaan pajak bisa dijadikan "agunan" bagi para investor.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Rekomendasi
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved