Dominasi Kripto, Pasar Token RWA Diprediksi Capai USD6 T di 2030

Senin, 03 Juni 2024 - 22:39 WIB
loading...
Dominasi Kripto, Pasar...
Token Real World Assets (RWA) diproyeksikan akan menjadi narasi baru yang mendominasi dunia kripto di masa depan. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Token Real World Assets (RWA) diproyeksikan akan menjadi narasi baru yang mendominasi dunia kripto di masa depan berkat teknologi smart contract blockchain dan adopsi yang semakin luas.

Nilai pasar token RWA diperkirakan bisa mencapai nilai USD16 triliun pada 2030. Token RWA adalah token yang merepresentasikan aset nyata seperti emas, saham, rumah, dan aset lainnya yang dibuat melalui proses tokenisasi menggunakan smart contract di blockchain.

CEO Indodax, Oscar Darmawan, menyatakan bahwa token RWA memungkinkan aset fisik diubah menjadi aset digital yang bisa diperdagangkan di blockchain. Contoh aset yang bisa di-tokenisasi antara lain rumah, mobil, perhiasan, logam mulia, dan saham.

"Proses ini mirip dengan konsep saham digital di bursa, tetapi dengan token RWA, perdagangan dilakukan di jaringan blockchain," ujar dia, di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Baca Juga: Donald Trump Dukung Pertumbuhan Aset Kripto Jadi Sinyal Positif

Selain itu, Oscar menambahkan, token RWA bisa digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman atau menghasilkan dividen seperti saham. Misalnya, sertifikat tanah yang di-tokenisasi bisa digadaikan untuk pinjaman, atau token tersebut dapat memberikan pendapatan pasif kepada pemiliknya.

Namun, ada tantangan dalam mengadopsi token RWA, seperti masalah hukum dan peraturan, terutama pada transaksi lintas negara, serta kepercayaan antara penyedia jasa dan pengguna. Perubahan mindset dan adopsi teknologi oleh pemilik aset dunia nyata juga menjadi tantangan.

Meskipun demikian, token RWA memiliki potensi besar untuk melaju dengan momentum kuat dan bisa menjadi gainer terbesar di bull market mendatang, karena banyaknya uang dari aset dunia nyata yang akan mengalir ke pasar kripto.

Perlu diingat, naik turunnya harga token akan mengikuti aset fisiknya atau skema bagi hasilnya, tidak seperti Bitcoin yang harganya berdasarkan supply dan demand.

Di Indonesia, ada token asli RWA sejak 2019 bernama Lyfe. Oscar menyatakan, token RWA membuka peluang investasi baru yang sebelumnya tidak terjangkau banyak orang.

"Dengan tokenisasi aset dunia nyata, kita dapat melihat likuiditas yang lebih tinggi dan manajemen aset yang lebih efisien. Indodax mendukung inovasi ini dan siap menjadi bagian dari masa depan transaksi digital," ucapnya.

Baca Juga: Indodax Dukung Bappebti Bentuk Komite Aset Kripto

Salah satu proyek kripto yang sudah mengusung tokenisasi RWA adalah Ondo Finance, proyek dari Coinbase yang mengkombinasikan aspek keuangan tradisional (TradFi) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Proyek ini menawarkan produk dan layanan keuangan berkualitas institusi bagi siapapun dengan menggabungkan aset dunia nyata dan teknologi blockchain.

Indodax menyediakan token Ondo di platform exchange-nya. Sejak awal Januari 2024, ONDO menempati posisi 7 volume terbesar dengan nilai Rp1,493 triliun dan pada Mei posisi 9 dengan nilai Rp242,59 miliar. Beberapa trader dan investor dapat bertransaksi dengan mudah setelah melakukan riset mandiri (DYOR) dan mempertimbangkan untuk membeli dan menjual aset RWA terkait finance ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Upbit Indonesia Bagikan...
Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah Memulai Investasi Kripto bagi Pemula
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved