Ekonomi Tumbuh Pesat, Siasat Cerdik Rusia Lawan Sanksi Barat Jadi Panutan Dunia

Jum'at, 07 Juni 2024 - 10:49 WIB
loading...
A A A
Sanksi ekonomi sering mengorbankan hak-hak sipil karena mencegah akses terhadap makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya. Strategi Rusia berhasil menghindar dari sanksi Barat menjadi momen penting bagi negara-negara Selatan Global untuk bersatu melawan taktik Barat.

Moskow tak hanya selamat dari agresi ekonomi, tetapi juga berhasil berkembang pesat melampaui Jerman dan Jepang untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia, kata analis keamanan Mark Sleboda.
Pakar hubungan internasional ini bergabung dengan program 'The Critical Hour' di Sputnik pada Rabu (26/10) untuk membahas mengapa negara-negara di seluruh dunia semakin melihat Rusia sebagai role model dan mitra ekonomi.

"Saya rasa kita belum sampai pada dunia multipolar, tetapi kita pasti melihat dunia multipolar yang dibayangkan dan kelahirannya sedang terjadi, bahkan jika hegemoni Barat yang dipimpin oleh AS mencoba untuk mencekik kelahiran tersebut dan mencegahnya terjadi," ujar Sleboda, menyetujui premis analisis di situs Orinoco Tribute yang meneliti partisipasi dalam forum SPIEF 2024 yang mengusung Penciptaan Zona Pertumbuhan Ekonomi Baru'.

Baca Juga: SPIEF 2024: Barat Menembak Diri Mereka Sendiri dengan Sanksi Rusia

Produk Domestik Bruto (PDB) yang disesuaikan dengan paritas daya beli selama periode sanksi, Rusia telah berhasil mengalahkan Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved