alexametrics

BPS Optimistis Beras Tak Akan Sumbang Inflasi Saat Puasa dan Lebaran

loading...
BPS Optimistis Beras Tak Akan Sumbang Inflasi Saat Puasa dan Lebaran
BPS meyakini beras tidak akan menyumbang inflasi pada Mei hingga Juni mendatang. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan beras tidak akan menyumbang inflasi pada bulan Mei sampai Juni. Padahal, umumnya di bulan tersebut, memasuki bulan puasa hingga Lebaran, beras selalu menjadi pemicu inflasi.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, musim panen yang terjadi di bulan April akan meningkatkan produksi beras. Hal itu membantu menjaga harga beras tidak melonjak tinggi.

"Kita cek kondisinya itu bulan Maret adalah puncak masa panen dan April akan terjadi panen kalau kita bisa melihat dari bulan Maret dan April harga beras terkendali dan tidak akan berpengaruh kepada inflasi," ujar Suhariyanto di Jakarta, Senin (1/4/2019).



Dia menambahkan, pemerintah juga akan terus menjaga stabilisasi harga beras saat bulan puasa hingga Lebaran. Menurut dia, pemerintah cukup sigap dalam mengendalikan harga bahan pokok terlihat dari terkendalinya laju inflasi.

"Kuncinya kita harus mengelola stock dan padi itu musim panennya pengelolaan stok beras ini antarwaktu dan wilayah dimana harga beras akan stabil. Jadi harga beras terkendali ketika kita belajar dari tahun lalu," jelasnya.

Pada Maret 2019, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.815,00 per kg, turun sebesar 1,93% dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.555 per kg, turun sebesar 2,49%. Sementara rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.271,00 per kg, turun sebesar 2,15%.

Dibandingkan dengan Maret 2018, rata-rata harga beras di penggilingan pada Maret 2019 untuk semua kualitas yaitu premium, medium, dan rendah mengalami penurunan masing-masing 0,79%, 1,47% dan 2,96%.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak