alexametrics

Pembayaran QR Code Bakal Lintas Negara di Kawasan ASEAN

loading...
Pembayaran QR Code Bakal Lintas Negara di Kawasan ASEAN
Bank Indonesia (BI) bersama dengan bank sentral negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina tengah menjalin kerja sama terkait sistem pembayaran. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bersama dengan bank sentral negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina tengah menjalin kerja sama terkait sistem pembayaran. Hal ini bertujuan untuk menciptakan inklusi keuangan yang berkelanjutan, aman, cepat, efisien, dan handal di kawasan. Salah satu bentuk kerja samanya yaitu respons cepat (QR) Code. Nantinya QR Code di Indonesia akan dapat digunakan di tiga negara tersebut, begitu juga sebaliknya.

Direktur Departemen Internasional BI Wahyu Pratomo mengatakan, saat ini masing-masing negara tengah membangun peta jalan (roadmap) agar sistem pada QR Code tersebut bisa saling terhubung dan terintegrasi. Salah satu aspek yang menjadi fokus utama adalah keamanan, perlindungan konsumen, dan stabilitas keuangan.

"Sekarang sedang disusun framework bagaimana concern integrasi di kawasan. Bagaimana ritel payment dihubungkan, dengan tetap mengaktifkan aspek security, konsumen, dan stabilitas keuangan," ujar Wahyu di Gedung BI Thamrin, Jakarta, Selasa (9/4/2019).



Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menuturkan, sasaran dari QR Code yang bisa lintas negara ini adalah para turis pariwisata. Sehingga hal tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pariwisata Indonesia.

"Nanti QR Code bisa cross border, karena sasarannya turis pariwisata. Turis Thailand bisa pariwisata ke Indonesia, misalnya, supaya turisnya mudah dan gampang, salah satunya dengan QR Code," kata Onny.

Menurut dia, integrasi QR Code pada empat negara ini sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat, karena sama-sama menggunakan standarisasi Europay, Matercard, dan Visa atau EMV. "Karena QR standard yang diterbitkan itu melakukan spesifikasi EMV, sehingga gampang nyambungnya. Tapi kita enggak semudah itu, domestik aja ada dispute, sucurity. Kalau ini sudah diselesaikan, kita akan siap," tuturnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak