10 Negara Termiskin di Dunia versi IMF 2024, Ada Fakta yang Tak Terduga

Minggu, 16 Juni 2024 - 07:41 WIB
loading...
A A A
1. Sudan Selatan

Sebagai negara termiskin di antara negara-negara termiskin di dunia, Sudan Selatan telah dilanda kekerasan sejak negara tersebut didirikan pada tahun 2011. Kaya akan cadangan minyak, negara yang tidak memiliki daratan dan berpenduduk sekitar 15 juta jiwa ini merupakan contoh dari 'kutukan sumber daya,' di mana kelimpahan mendorong politik dan ekonomi.

Perpecahan sosial, kesenjangan, korupsi dan peperangan. Mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian tradisional, meskipun kekerasan dan kejadian iklim ekstrem sering kali menghalangi petani untuk menanam atau memanen tanaman. Tahun ini, diperkirakan 9 juta orang, atau lebih dari 60% penduduk Sudan Selatan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

2. Burundi

Burundi yang kecil dan terkurung daratan tidak memiliki sumber daya alam dan dilanda perang saudara yang berlangsung dari 1993 hingga 2005, yang dampaknya masih menjadi faktor yang berkontribusi terhadap peringkat negara termiskin kedua di dunia.

Dengan sekitar 80% dari sekitar 13 juta penduduk Burundi bergantung pada pertanian subsisten, kerawanan pangan hampir dua kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara-negara Afrika sub-Sahara.

Selain itu, akses terhadap air dan sanitasi masih sangat rendah dan kurang dari 5% penduduk mempunyai listrik. Presiden Evariste Ndayishimiye telah melakukan upaya untuk meluncurkan kembali perekonomian dan memperbaiki hubungan diplomatik, dan pada tahun 2022 baik Amerika Serikat maupun Uni Eropa melanjutkan bantuan setelah mencabut sanksi keuangan. Sayangnya, meski pertumbuhan meningkat, inflasi tahun ini diperkirakan berada di kisaran 22%.

3. Republik Afrika Tengah

Kaya akan emas, minyak, uranium dan berlian, Republik Afrika Tengah adalah negara yang sangat kaya dan dihuni oleh masyarakat yang sangat miskin, dan telah menjadi salah satu negara termiskin di dunia selama lebih dari satu dekade.

Untuk pertama kalinya sejak kemerdekaannya dari Prancis tahun 1960, pada 2016 Republik Afrika Tengah telah memilih presiden secara demokratis mantan profesor matematika dan perdana menteri Faustin Archange Touadéra, yang berkampanye sebagai pembawa perdamaian yang dapat menjembatani kesenjangan antara minoritas muslim dengan ayoritas kristen.

Namun, meski keberhasilan pemilunya dipandang sebagai langkah penting menuju rekonstruksi nasional, sebagian besar wilayah negara tersebut masih dikuasai oleh kelompok anti-pemerintah dan milisi. Meskipun terdapat permasalahan dan kemunduran, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan telah meningkat secara moderat, didorong oleh industri kayu, kebangkitan sektor pertanian, dan kembalinya sebagian penjualan berlian.

4. Republik Demokratik Kongo

Sejak memperoleh kemerdekaan dari Belgia pada tahun 1960, Republik Demokratik Kongo telah mengalami beberapa dekade kediktatoran yang kejam, ketidakstabilan politik, dan kekerasan yang terus menerus, menjadikannya langganan dalam peringkat negara termiskin di dunia.

Sekitar 65% dari sekitar 100 juta penduduk negara ini bertahan hidup dengan pendapatan kurang dari USD2,15 per hari. Namun, Bank Dunia mengatakan bahwa Republik Demokratik Kongo memiliki sumber daya dan potensi untuk menjadi salah satu negara terkaya di Afrika dan pendorong pertumbuhan bagi seluruh benua. Negara ini sudah menjadi produsen kobalt terbesar di dunia dan sumber tembaga terkemuka di Afrika dalam produksi kendaraan listrik.

5. Mozambique

Kaya akan sumber daya dan letaknya yang strategis, negara bekas jajahan Portugis ini sering membukukan tingkat pertumbuhan PDB rata-rata lebih dari 7% dalam satu dekade terakhir. Namun, Mozambik masih terperosok di antara sepuluh negara termiskin di dunia, dengan kondisi iklim yang parah dan ketidakstabilan politik sebagai penyebab utamanya.

Lebih buruk lagi, sejak tahun 2017 serangan-serangan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pemberontak Islam telah melanda bagian utara negara ini yang kaya akan gas. Namun, menurut IMF, ekonomi tetap berada dalam kondisi yang baik. Ekonomi akan tumbuh sekitar 5% pada tahun 2024 dan 2025, dan diproyeksikan akan mencapai pertumbuhan dua digit pada akhir dekade ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Rekomendasi
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved