Cipta Perdana Lancar Siap IPO, Penjualan Optimistis Meningkat hingga 20%

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:07 WIB
loading...
Cipta Perdana Lancar...
PT Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) bersiap melaksanakan IPO. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) perusahaan yang bergerak di industri manufaktur dengan fokus pada stamping dan assembling parts optimistis penjualan meningkat hingga 20% tahun ini setelah initial public offering ( IPO ). Pada jangka panjang lima tahun ke depan, Cipta Perdana Lancar menargetkan pendapatan per bulan mencapai Rp100 miliar.

"Kami berpegang teguh pada tiga value utama dalam menghasilkan sebuah produk yakni Quality, Cost, & Delivery. Ketiga core value ini menjadi pegangan kami untuk membuat produk yang tidak hanya berkualitas terbaik namun dapat berkompetisi dengan sehat di dalam industri. Kami juga sangat optimistis, setelah IPO dilakukan, kami menargetkan pada tahun 2024 penjualan dapat meningkat hingga 20%," ujar Direktur Utama Cipta Perdana Lancar, Hamim dalam pernyataannya, Minggu (15/6/2024).

Baca Juga: PT Cipta Perdana Lancar Tawarkan IPO Saham di Rentang Rp100-Rp105!

Dia mengatakan, Cipta Perdana Lancar telah berpengalaman lebih dari 15 tahun dan telah mencatatkan berbagai pencapaian positif perseroan sebelum memutuskan untuk melakukan IPO.

"Kami awalnya memulai dari industri rumahan hanya dengan empat karyawan. Namun, berbekal keteguhan dan keterampilan yang kami miliki, dua tahun setelahnya kami mulai mendirikan Perseroan Terbatas (PT) dan terus memperbesar cakupan bisnis. Nama-nama besar seperti bermitra dengan Yayasan Dharma Bakti Astra, Panasonic, PT Mesin Isuzu Indonesia, PT Surya Toto Indonesia Tbk dan masih banyak perusahaan lainnya telah memercayakan produk kami untuk digunakan ke berbagai produk yang klien miliki," jelasnya.

Lebih lanjut, demi memperluas pangsa pasar, maka pada 2020 perseroan melakukan ekspansi dengan mengakuisisi PT Usbersa Mitra Logam di Bekasi, kemudian berlanjut pada tahun 2022 membangun pabrik dan kantor baru yang luasnya hingga 23.603 m2 berlokasi di Tangerang.

"Kami harap IPO perseroan dapat mendukung berbagai rencana kerja dan target yang telah dicanangkan sehingga dapat berkontribusi positif pada kinerja perseroan," katanya.

Baca Juga: Ayam Goreng Nelongso Resmi Tercatat di Bursa, Sahamnya Naik 2,88%

Direktur Cipta Perdana Lancar, Tjoeng Rino Saputra menambahkan, rencana dan strategi IPO perseroan. Adapun perseroan berencana melepas 680 juta lembar saham atau maksimal 25% dari modal yang ditempatkan. Untuk harga saham sendiri, perseroan membuka harga penawaran awal (bookbuilding) di Rp100-105 per saham dengan target raihan dana IPO mencapai Rp71,4 miliar.

"Selanjutnya, kami juga akan menerbitkan 680 juta waran seri I secara cuma-cuma bagi pemegang saham baru, di mana setiap satu pemegang saham baru ini akan mendapatkan hak untuk bisa membeli saham dengan harga pelaksanaan kisaran Rp105-110 dengan total Rp 74,8 miliar," lanjutnya.

Rino mengatakan dana hasil dari IPO ini akan digunakan untuk mendorong ekspansi bisnis dengan Capital Expenditure (Capex) 54.39% yang terbagi menjadi dua yakni, 54.87% untuk pembelian berbagai macam moulding untuk mencetak berbagai komponen otomotif yang diproduksi oleh perseroan dengan total 92 items dice/moulding.

Sedangkan, 45,13% untuk pembelian mesin press kapasitas 160T, 200T, 315T, dan 400T untuk menunjang peningkatan produksi. Selain itu sekitar 45,61% untuk Operantional Expenditure (Opex).

"Kami yakin dengan matangnya rencana perseroan untuk meningkatkan skala bisnis, rencana IPO ini akan berjalan dengan sangat baik," katanya.

Masa penawaran awal akan berlangsung pada 14-24 Juni 2024, kemudian masa penawaran umum pada 1-3 Juli 2024, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada tanggal 5 Juli 2024. Adapun MNC Sekuritas akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Berita Terkini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved