Libur Iduladha, Garuda dan Citilink Diprediksi Angkut 335.819 Penumpang
Senin, 17 Juni 2024 - 10:00 WIB
loading...
PT Garuda Indonesia Tbk. memproyeksikan jumlah penumpang sepanjang libur Iduladha 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. memproyeksikan jumlah penumpang sepanjang libur Iduladha 2024 mencapai 335.819 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi dari pergerakan penumpang sejak 13-18 Juni 2024.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, maskapai Garuda diprediksi bisa mengangkut sedikitnya 165.195 penumpang. Sedangkan Citilink Indonesia 170.624 orang. Dari perkiraan itu, penumpang Garuda Indonesia Group akan tumbuh 5 - 8 persen dibandingkan trafik penumpang sebelum periode liburan Iduladha.
Baca Juga: Hari Raya Iduladha, Wapres Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Teladani Sifat Nabi
Adapun, jumlah penumpang yang sudah diangkut saat puncak Libur sebanyak 73.434 orang. Di mana, 35.041 penumpang dilayani melalui main Garuda Indonesia. Sedangkan, 38.393 penumpang lainnya lewat lini low cost carrier (LCC) Citilink.
Menurut dia, perusahaan terus memantau pergerakan penumpang yang dipandang bergerak dinamis, khususnya pada rute-rute dengan tingkat keterisian cukup tinggi, seperti penerbangan menuju Denpasar, Lombok dan Medan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, maskapai Garuda diprediksi bisa mengangkut sedikitnya 165.195 penumpang. Sedangkan Citilink Indonesia 170.624 orang. Dari perkiraan itu, penumpang Garuda Indonesia Group akan tumbuh 5 - 8 persen dibandingkan trafik penumpang sebelum periode liburan Iduladha.
Baca Juga: Hari Raya Iduladha, Wapres Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Teladani Sifat Nabi
Adapun, jumlah penumpang yang sudah diangkut saat puncak Libur sebanyak 73.434 orang. Di mana, 35.041 penumpang dilayani melalui main Garuda Indonesia. Sedangkan, 38.393 penumpang lainnya lewat lini low cost carrier (LCC) Citilink.
Menurut dia, perusahaan terus memantau pergerakan penumpang yang dipandang bergerak dinamis, khususnya pada rute-rute dengan tingkat keterisian cukup tinggi, seperti penerbangan menuju Denpasar, Lombok dan Medan.
Lihat Juga :