Sponsor China Bertaburan Cari Perhatian di Euro 2024, Ada Alibaba hingga BYD

Jum'at, 21 Juni 2024 - 15:43 WIB
loading...
Sponsor China Bertaburan...
Austria dan Prancis berhadapan pada hari Senin, di depan iklan BYD. Foto/Dok Xinhua
A A A
JAKARTA - Perusahaan teknologi China , mulai dari Alibaba Group Holding hingga BYD mencoba mencuri perhatian dalam turnamen sepak bola empat tahunan Euro 2024 . Sepertiga dari 13 sponsor gelaran Piala Eropa edisi ke-17 itu, menjadi bukti seberapa berkembang dan komitmen brand- brand China untuk terus memperluas pasar mereka di luar negeri.

Baca Juga: Amerika Geram dengan Polah Perusahaan-perusahaan China

Sponsor China tersebut termasuk di dalamnya produsen televisi dan peralatan rumah tangga Hisense, platform belanja global Alibaba AliExpress, raksasa teknologi keuangan Ant Group, pembuat smartphone Vivo, dan produsen kendaraan listrik (EV) BYD.

Dengan banyak perusahaan China mencari perhatian di luar negeri di tengah pertumbuhan domestik yang lambat, berinvestasi besar-besaran dalam publisitas di acara olahraga global telah menjadi strategi utama.

Baca Juga: UE Menghukum Perusahaan China, Terseret Sanksi Barat Usai Diklaim Dukung Rusia

Salah satu contohnya adalah aplikasi belanja PDD Holdings, Temu yang menghabiskan puluhan juta dolar untuk kampanye pemasaran selama Super Bowl tahun lalu, hingga kejuaraan tahunan Liga Sepak Bola Nasional AS. Dampaknya mereka menghasilkan lonjakan pencarian web untuk brand-nya.

"Mereka fokus pada ekspansi internasional di masa depan, menggunakan fondasi dan kekuatan modal mereka di China untuk meningkatkan kehadiran dan pendapatan pasar luar negeri, khususnya di Eropa," kata Howard Yu, profesor di Institut Internasional untuk Pengembangan Manajemen seperti dilansir South China Morning Post.

"Apa yang baru dan menarik di sini adalah bahwa perusahaan-perusahaan China, untuk pertama kalinya, menganggap perlu melibatkan pasar Barat dan belajar melokalisasi, (mengubah) citra mereka dari menjadi perusahaan China dengan kehadiran internasional menjadi perusahaan yang akan diasosiasikan konsumen dengan relevansi lokal yang kuat," sambungnya.

Brand-brand China melakukan lebih dari sekadar beriklan di lapangan sepak bola. Contohnya layanan transaksi lintas batas Ant, Alipay+ yang telah meluncurkan hadiah tiket Euro 2024. Sedangkan AliExpress menandatangani kesepakatan iklan dengan bintang sepak bola David Beckham.

Hisense menyediakan dukungan teknis untuk sistem asisten wasit video yang digunakan dalam pertandingan, sementara BYD telah menggantikan raksasa mobil lokal Jerman Volkswagen sebagai pemasok kendaraan resmi acara tersebut.

Euro 2024 atau yang di Indonesia dikenal sebagai Piala Eropa diperkirakan akan menarik penonton global secara kumulatif lebih dari 5 miliar, menurut direktur pemasaran Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa. Brand asal China bersanding dengan sponsor global lainnya dalam acara ini termasuk Adidas, Booking.com, Coca-Cola dan Qatar Airways.

Beberapa brand Cina yang tampil di Euro 2024 sudah cukup dikenal dalam lingkup global. Dimana Hisense sudah menjual 25,9 juta unit televisi di seluruh dunia tahun lalu, kedua setelah Samsung Electronics Korea Selatan, menurut lembaga riset pasar AVC Revo.

Lalu Vivo menguasai 8% pasar smartphone global pada Maret, menempatkannya masuk di antara lima besar, menurut penyedia data Statista.

BYD, yang untuk sementara melampaui Tesla sebagai produsen mobil listrik atau EV terbesar di dunia pada kuartal keempat, meningkatkan penjualan mobil globalnya tahun lalu sebesar 62% menjadi 3,02 juta unit. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini mengoperasikan atau membangun pabrik di tempat-tempat seperti Thailand, Brasil, Indonesia, Hongaria, dan Uzbekistan.

Sementara itu, Ant pada bulan Maret merestrukturisasi operasinya menjadi tiga unit bisnis yang dijalankan secara independen yang mencakup unit luar negeri Ant International, dipimpin oleh chairman dan kepala eksekutif grup Eric Jing Xiandong.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Rekomendasi
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved