MotoGP Mandalika 2024 Digelar September, Efek Ekonominya Bisa Capai Rp4 Triliun

Jum'at, 21 Juni 2024 - 17:55 WIB
loading...
MotoGP Mandalika 2024...
MotoGP Mandalika 2024 diharapkan bisa menciptakan perputaran ekonomi di seluruh Indonesia sebesar Rp4 triliun. Selain itu juga bisa memberikan dampak hampir Rp600 miliar di daerah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pertamina Grand Prix of Indonesian - MotoGP 2024 akan digelar di Sirkuit Mandalika , Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada September mendatang. Dalam pelaksanaannya, ditargetkan mampu memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Indonesia.

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Ari Respati mengungkapkan, MotoGP Mandalika 2024 diharapkan bisa menciptakan perputaran ekonomi di seluruh Indonesia sebesar Rp4 triliun. Selain itu juga bisa memberikan dampak hampir Rp600 miliar di daerah.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut MotoGP Mandalika Menginspirasi

Hal ini pun diamini oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir yang mana dikatakan bahwa Mandalika saat ini memang telah dibanjiri turis baik lokal maupun mancanegara. Menurutnya, kehadiran event di sirkuit Mandalika memberikan efek yang positif bagi perekonomian.

"Tapi memang kalau melihat Mandalika sekarang sudah mulai dibanjiri turis. Jadi penerbangan dari luar negeri cukup banyak dan restoran di sekitar Mandalika sudah banyak turis. Inilah yang selalu diimpikan Presiden kita, bagaimana ada destinasi wisata baru selain Bali," kata Erick pada Jumat (21/6/2024).

Baca Juga: Terungkap, Alasan Maverick Vinales Cosplay Jadi Batman di Sirkuit Mandalika

Lebih lanjut disampaikan Erick, dengan tambahan destinasi wisata Mandalika, dapat menambah jumlah wisatawan yang berekreasi di Indonesia. Ia menilai bahwa Indonesia harus bisa bersaing dengan negara-negara tetangga dalam sektor pariwisata.

"Kalau kita misal hari ini punya Bali 11 juta (wisatawan), kita harapkan dengan tambahan Mandalika, Labuan Bajo, kalau Thailand dan Malaysia bisa 30 juta, masa Indonesia cuma segini segini aja. Makanya BUMN hadir sebagai agen perubahan," ujarnya.

"Hal ini yang kita tunjukan bahwa value dari kehadiran BUMN ini tidak serta-merta melakukan sebuah kegiatan ekonomi, di mana kita kasih deviden hampir Rp85 triliun, tapi kita juga agen perubahan. Bagaimana sebuah pertumbuhan terjadi di daerah yang kita bangun," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Prediksi Suram IMF Soal...
Prediksi Suram IMF Soal Perang AS-Israel vs Iran: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Ananda Mikola Dirut...
Ananda Mikola Dirut Baru MGPA, Apa Rencananya untuk Mandalika?
GT World Challenge Asia...
GT World Challenge Asia 2026 Kembali Digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved