China Tabuh Genderang Perang dengan Uni Eropa, Ini Persoalannya

Sabtu, 22 Juni 2024 - 09:50 WIB
loading...
A A A
Pada sebuah resepsi di kedutaan besar Jerman di Beijing, Habeck menyatakan ketidakpuasannya terhadap strategi China dan Berlin dengan menggambarkannya sebagai strategi yang terlalu berjangka pendek dan tidak selaras dengan strategi China negara-negara Uni Eropa lainnya.

Sementara, para produsen mobil China mendesak Beijing untuk menaikkan tarif pada mobil-mobil bertenaga bensin dengan mesin-mesin yang lebih besar yang diimpor dari Eropa. Statistik resmi menunjukkan bahwa ekspor mobil Uni Eropa ke China bernilai €19,4 miliar atau USD20,8 miliar pada 2023, sementara blok tersebut membeli kendaraan listrik senilai €9,7 miliar dari China.

Baca Juga: Perang Dagang Eropa-China Memanas, Mobil Listrik Dibalas Babi

Para pakar industri memperingatkan Produsen mobil Jerman akan menjadi yang paling terpapar pada setiap langkah balasan dari Beijing mengingat pasar China adalah pasar utama untuk ekspor mobil negara tersebut. Langkah Uni Eropa tersebut dilakukan setelah AS menaikkan tarif empat kali lipat untuk mobil listrik China menjadi lebih dari 100% awal bulan ini, yang berdampak pada impor barang China senilai USD18 miliar. Beijing telah memperingatkan bahwa tindakan tersebut melanggar prinsip-prinsip persaingan yang adil dan membahayakan stabilitas perdagangan global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved