Profil dan Kekayaan Laksono Trisnantoro, Komisaris Utama Indofarma

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:49 WIB
loading...
A A A
Menurut keterangan yang terlampir, Laksono menjadi Komut untuk periode jabatan 20 Mei 2021 sampai RUPST Tahun Buku 2025, periode pertama. Masih dari sumber yang sama, Laksono menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian, ia juga mendapat gelar Magister Health Economics dari Universitas York, Inggris pada 1989.

Tak hanya itu, Laksono kembali melanjutkan pendidikan di Harvard Medical School, Department of Social Medicine, Boston. Setelah melakukan penelitian postdoctoral di Universitas Harvard pada 2001-2002, ia menjadi profesor pada 2006.

Beralih ke riwayat kariernya, berbagai jabatan lain juga pernah ditempati Laksono. Misalnya, Director of Master in Hospitals Management, Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2013-2016.

Lalu, Laksono juga tercatat menjadi Director of Department of Health Policy and Management, Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada (UGM). Posisi ini ditempatinya sejak 2016. Kemudian, Laksono tercatat pula bertugas sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Kesehatan (Menkes) RI periode 2021-sekarang.

Baca Juga: Profil dan Kekayaan Komisaris Indofarma Teddy Wibisana, BUMN yang Terseret Utang Pinjol

Pada awal 2024 lalu, Laksono disebut telah mengajukan permohonan untuk mundur dari jabatan Komut Indofarma. Direktur Utama INAF waktu itu, Agus Heru Darjono mengaku telah menerima surat permohonan resign dari Laksono pada 8 Januari 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kolaborasi Perbankan...
Kolaborasi Perbankan dan Pinjol Didorong Tutup Kesenjangan Akses Kredit
Pendanaan Bank ke Pinjol...
Pendanaan Bank ke Pinjol Tembus Rp60 Triliun, Ekonom Sebut Imbal Hasil Lebih Menarik
Pinjol Jadi Favorit...
Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun
Video Menkeu Purbaya...
Video Menkeu Purbaya Resmikan Pinjol Dipastikan Hoaks
Galbay Pinjol Bukan...
Galbay Pinjol Bukan Solusi, Ini Cara Tepat untuk Lepas dari Jeratan Utang bersama Bisalunas
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Kasus Korupsi Arief...
Kasus Korupsi Arief Pramuhanto, Guru Besar Fakultas Hukum UII Sebut Tidak Ada Unsur Mens Rea
Rekomendasi
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved