PPA Targetkan Produksi Over Burden 350 Juta di 2024
Kamis, 27 Juni 2024 - 19:38 WIB
loading...
Kontraktor jasa pertambangan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) akan menjadi tuan rumah ajang IFRC 2024. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kontraktor jasa pertambangan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) menargetkan produksi material over burden (OB) atau pengupasan lapisan tanah yang melapisi batu bara sebesar 350 juta bank cubic meter (BCM) pada tahun 2024. Di tahun yang sama, PPA memproyeksikan produksi batu bara dan nikel sebesar 72 juta Ton.
"Target over burden itu melampaui realisasi produksi pada 2023 sebesar 334 juta BCM," jelas Corporate Communication Department Head PPA Abadi Adri Thanada, di Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: 14 Negara dengan Utang Terbanyak ke China, Apa Indonesia Termasuk?
Adri menambahkan, realisasi produksi OB sebesar 334 juta ton pada 2023 juga melampaui target sebesar 317,59 juta BCM. Produksi OB pada 2023 juga meningkat 118,7% dibandingkan dengan capaian pada 2022 yang sebesar 282,02 juta BCM. Terkait, produksi batu bara dan nikel, pada 2023 PT PPA mencatatkan produksi sebesar 66,1 juta ton. Produksi batu bara dan nikel pada 2023 ini meningkat 42,3% dibandingkan produksi 2022 yang sebesar 46,45 juta ton.
Pada kesempatan yang sama, Adri mengatakan bahwa PPA akan menjadi tuan rumah ajang bergengsi 21st Indonesia Fire & Rescue Challenge (IFRC) yang akan diadakan pada Oktober 2024. IFRC adalah kompetisi tahunan yang menguji keterampilan Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan.
"Target over burden itu melampaui realisasi produksi pada 2023 sebesar 334 juta BCM," jelas Corporate Communication Department Head PPA Abadi Adri Thanada, di Jakarta, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: 14 Negara dengan Utang Terbanyak ke China, Apa Indonesia Termasuk?
Adri menambahkan, realisasi produksi OB sebesar 334 juta ton pada 2023 juga melampaui target sebesar 317,59 juta BCM. Produksi OB pada 2023 juga meningkat 118,7% dibandingkan dengan capaian pada 2022 yang sebesar 282,02 juta BCM. Terkait, produksi batu bara dan nikel, pada 2023 PT PPA mencatatkan produksi sebesar 66,1 juta ton. Produksi batu bara dan nikel pada 2023 ini meningkat 42,3% dibandingkan produksi 2022 yang sebesar 46,45 juta ton.
Pada kesempatan yang sama, Adri mengatakan bahwa PPA akan menjadi tuan rumah ajang bergengsi 21st Indonesia Fire & Rescue Challenge (IFRC) yang akan diadakan pada Oktober 2024. IFRC adalah kompetisi tahunan yang menguji keterampilan Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan.
Lihat Juga :