PPA Targetkan Produksi Over Burden 350 Juta di 2024
Kamis, 27 Juni 2024 - 19:38 WIB
loading...
A
A
A
Ajang ini pertama kali diadakan pada tahun 1995 dan telah menjadi salah satu kompetisi paling prestisius di Indonesia dalam bidang penyelamatan dan penanggulangan kebakaran. Sebanyak 24 ERT perusahaan pertambangan dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi pada IFRC tahun ini.
Baca Juga: Ini Sosok Kushal Kumar, Pria India yang Ramalkan Kiamat 29 Juni 2024
Dia mengatakan, pada event ini akan di lombakan delapan kategori challenge yaitu, Structural Fire Fighting (SFF), Road Accident Rescue (RAR), Firefighter Competency Test (FCT), Firefighter Combat Challenge (FCC), Collapsed Structure Search & Rescue (CSSR), High Angle Rescue (HAR), Confined Space Rescue (CSR), Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWRRC).
"Challenge ini merupakan simulasi kejadian sebenarnya di lapangan, sehingga diharapkan semua peserta mampu melalui tantangan tersebut dan dapat melahirkan rescue yang profesional, handal dan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana," kata Adri yang juga menjadi Ketua Pelaksana 21st IFRC. PPA, imbuh dia, berharap IFRC 2024 akan menjadi ajang yang sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan keterampilan penyelamatan di Indonesia.
Adri mengatakan, PPA akan menyelenggarakan ajang IFRC tersebut di gedung Garuda Rescue Nusantara (GRN), sebuah pusat pelatihan yang dibangun oleh PPA di Balikpapan, Kalimantan Timur. GRN dilengkapi dengan sarana dan prasarana berstandar internasional, termasuk simulasi bencana dan Command Center terlengkap yang nantinya akan terintegrasi dengan Basarnas dan BNPB. "Fasilitas ini dirancang untuk mendukung rescuer Indonesia dalam misi-misi kemanusiaan di Tanah Air," tutupnya.
Baca Juga: Ini Sosok Kushal Kumar, Pria India yang Ramalkan Kiamat 29 Juni 2024
Dia mengatakan, pada event ini akan di lombakan delapan kategori challenge yaitu, Structural Fire Fighting (SFF), Road Accident Rescue (RAR), Firefighter Competency Test (FCT), Firefighter Combat Challenge (FCC), Collapsed Structure Search & Rescue (CSSR), High Angle Rescue (HAR), Confined Space Rescue (CSR), Underwater Rescue & Recovery Challenge (UWRRC).
"Challenge ini merupakan simulasi kejadian sebenarnya di lapangan, sehingga diharapkan semua peserta mampu melalui tantangan tersebut dan dapat melahirkan rescue yang profesional, handal dan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana," kata Adri yang juga menjadi Ketua Pelaksana 21st IFRC. PPA, imbuh dia, berharap IFRC 2024 akan menjadi ajang yang sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan keterampilan penyelamatan di Indonesia.
Adri mengatakan, PPA akan menyelenggarakan ajang IFRC tersebut di gedung Garuda Rescue Nusantara (GRN), sebuah pusat pelatihan yang dibangun oleh PPA di Balikpapan, Kalimantan Timur. GRN dilengkapi dengan sarana dan prasarana berstandar internasional, termasuk simulasi bencana dan Command Center terlengkap yang nantinya akan terintegrasi dengan Basarnas dan BNPB. "Fasilitas ini dirancang untuk mendukung rescuer Indonesia dalam misi-misi kemanusiaan di Tanah Air," tutupnya.
(fjo)
Lihat Juga :