Pesona Wisata #DiIndonesiaAja yang Wajib Dikunjungi
Minggu, 23 Agustus 2020 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Usai dari Bandung, yuk kita lanjutkan perjalanan ke Joglosemar atau Yogyakarta, Solo dan Semarang. Dengan adanya jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya, memudahkan kita menjangkau Joglosemar. Lalu, destinasi apa saja di Joglosemar?
Kota Lama, Semarang
Salah satu pesona Kota Lama Semarang ini adalah pesona bangunan peninggalan kolonialnya. Bangunan yang penuh ornamen dan gaya kolonial, seakan traveler dibawa kembali ke masa lalu.
![Pesona Wisata #DiIndonesiaAja yang Wajib Dikunjungi]()
Ada sejumlah bangunan menarik di Kota Lama, contohnya seperti Gereja Blenduk, Gedung Jiwasraya dan Gedung Marba. Selain itu, kita bisa bersantai di Taman Srigunting. Untuk nongkrong atau bersantai deretan cafe yang menarik menunggu Anda menyambanginya.
Keraton Yogyakarta
Tempat ini, wajib hukumnya dikunjungi. Di tempat ini, dapat menikmati sejumlah hal mulai dari koleksi kesultanan, cerita dan keindahan arsitektur Istana Jawa yang masih terjaga baik. Jika datang pada waktu yang tepat, traveler juga bisa menyaksikan langsung aneka tradisi yang masih digelar Keraton Yogyakarta.
Pendeknya, berkunjung ke Keraton Yogyakarta, traveler dapat belajar banyak tentang sejarah panjang Yogyakarta.
Candi Borobudur, Magelang
Dari keraton, kita lanjutkan menikmati wisata Candi Borobudur di Magelang. Candi ini dikenal sebagai Candi Budha terbesar di dunia. Tak heran, tidak hanya wisatawan lokal, Borobudur menjadi magnet wisata bagi wisatawan dunia.
![Pesona Wisata #DiIndonesiaAja yang Wajib Dikunjungi]()
Setiap relief yang ada di dinding Borobudur, ada kisah pembuatan dan cerita di baliknya. Agar pengetahuan kita mengenai sejarah dan cerita dibaliknya maksimal jadi sebaiknya, kita menyewa seorang tour guide untuk memberi informasi lebih tentang Borobudur.
Benteng Vastenburg, Solo
Dari Yogyakarta, kita lanjutkan perjalanan ke Solo. Salah satu kawasan di Solo yang sayang dilewatkan adalah Kawasan Gladak di Solo. Tempat ini dikenal sebagai tempatnya kulineran malam. Namun tepat di sisi kirinya, berdiri Benteng Vastenburg yang dibangun tahun 1745.
Dahulu, Benteng Vastenburg dipergunakan oleh pihak penjajah Belanda untuk mengontrol Keraton Surakarta kala itu. Kini, benteng itu pun masih berdiri tegak.
Walau sempat terbengkalai sejak tahun 1980-an, benteng ini mulai direstorasi kembali sejak masa kepemimpinan Jokowi sebagai Walikota Solo. Traveler pun kembali bisa mengagumi keindahan benteng yang satu ini.
Namun sebelum ke Bali, kita juga bisa menyempatkan diri ke Banyuwangi. Banyuwangi ini pintu masuk menuju Bali jika melewati perjalanan darat. Kita menyeberang melewati pelabuhan Ketapang di Banyuwangi untuk bisa sampai ke Gilimanuk di pulau Bali.
Jadi sebelum menyeberang ke Bali kita bisa menikmati spot-spot wisata luar biasa di Banyuwangi. Salah satunya, Kawah Ijen. Gunung Ijen menunjukkan kemegahannya sementara Kawah Ijen mempercantik tempat wisata di Banyuwangi ini. Dengan ketinggian 2.443 mdpl, Gunung Ijen adalah salah satu destinasi yang istimewa.
![Pesona Wisata #DiIndonesiaAja yang Wajib Dikunjungi]()
Eksotisme api biru di Kawah Ijen merupakan daya tarik yang menjadikan destinasi wisata ini sangat fenomenal. Dan, secara keseluruhan, Kawah Ijen memang Instagramable.
Kota Lama, Semarang
Salah satu pesona Kota Lama Semarang ini adalah pesona bangunan peninggalan kolonialnya. Bangunan yang penuh ornamen dan gaya kolonial, seakan traveler dibawa kembali ke masa lalu.

Ada sejumlah bangunan menarik di Kota Lama, contohnya seperti Gereja Blenduk, Gedung Jiwasraya dan Gedung Marba. Selain itu, kita bisa bersantai di Taman Srigunting. Untuk nongkrong atau bersantai deretan cafe yang menarik menunggu Anda menyambanginya.
Keraton Yogyakarta
Tempat ini, wajib hukumnya dikunjungi. Di tempat ini, dapat menikmati sejumlah hal mulai dari koleksi kesultanan, cerita dan keindahan arsitektur Istana Jawa yang masih terjaga baik. Jika datang pada waktu yang tepat, traveler juga bisa menyaksikan langsung aneka tradisi yang masih digelar Keraton Yogyakarta.
Pendeknya, berkunjung ke Keraton Yogyakarta, traveler dapat belajar banyak tentang sejarah panjang Yogyakarta.
Candi Borobudur, Magelang
Dari keraton, kita lanjutkan menikmati wisata Candi Borobudur di Magelang. Candi ini dikenal sebagai Candi Budha terbesar di dunia. Tak heran, tidak hanya wisatawan lokal, Borobudur menjadi magnet wisata bagi wisatawan dunia.

Setiap relief yang ada di dinding Borobudur, ada kisah pembuatan dan cerita di baliknya. Agar pengetahuan kita mengenai sejarah dan cerita dibaliknya maksimal jadi sebaiknya, kita menyewa seorang tour guide untuk memberi informasi lebih tentang Borobudur.
Benteng Vastenburg, Solo
Dari Yogyakarta, kita lanjutkan perjalanan ke Solo. Salah satu kawasan di Solo yang sayang dilewatkan adalah Kawasan Gladak di Solo. Tempat ini dikenal sebagai tempatnya kulineran malam. Namun tepat di sisi kirinya, berdiri Benteng Vastenburg yang dibangun tahun 1745.
Dahulu, Benteng Vastenburg dipergunakan oleh pihak penjajah Belanda untuk mengontrol Keraton Surakarta kala itu. Kini, benteng itu pun masih berdiri tegak.
Walau sempat terbengkalai sejak tahun 1980-an, benteng ini mulai direstorasi kembali sejak masa kepemimpinan Jokowi sebagai Walikota Solo. Traveler pun kembali bisa mengagumi keindahan benteng yang satu ini.
Namun sebelum ke Bali, kita juga bisa menyempatkan diri ke Banyuwangi. Banyuwangi ini pintu masuk menuju Bali jika melewati perjalanan darat. Kita menyeberang melewati pelabuhan Ketapang di Banyuwangi untuk bisa sampai ke Gilimanuk di pulau Bali.
Jadi sebelum menyeberang ke Bali kita bisa menikmati spot-spot wisata luar biasa di Banyuwangi. Salah satunya, Kawah Ijen. Gunung Ijen menunjukkan kemegahannya sementara Kawah Ijen mempercantik tempat wisata di Banyuwangi ini. Dengan ketinggian 2.443 mdpl, Gunung Ijen adalah salah satu destinasi yang istimewa.

Eksotisme api biru di Kawah Ijen merupakan daya tarik yang menjadikan destinasi wisata ini sangat fenomenal. Dan, secara keseluruhan, Kawah Ijen memang Instagramable.