Dunia dalam Bahaya, Utang Global Tumbuh Lebih Cepat dari Ekonomi Dunia

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:20 WIB
loading...
Dunia dalam Bahaya,...
Utang global telah mencapai lebih dari USD100 triliun tumbuh lebih cepat dari ekonomi dunia. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Utang publik konsolidasi global telah menembus lebih USD100 triliun pada 2023 tumbuh lebih cepat daripada ekonomi dunia , menurut perhitungan Sputnik berdasarkan data dari Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Perhitungan tersebut mencakup data dari 178 negara yang menerbitkan laporan Produk Domestik Bruto (PDB) pada pertengahan 2023. Angka utang publik yang dikonsolidasikan mencakup utang pemerintah pusat, daerah, dan kotamadya.

Baca Juga: Pilot Rusia Bocorkan Rahasia Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Kata Pentagon

Utang global meningkat 5,8% pada 2023 dan mencapai USD101 triliun, sementara PDB global tumbuh lebih lambat sebesar 4,2% secara nominal dan mencapai USD105,4 triliun. Utang publik global mencapai 95,8% dari PDB global dibandingkan 94,5% dari tahun sebelumnya.

Utang nasional terbesar mencapai USD37,5 triliun tercatat di Amerika Serikat (AS) menyumbang 35,6% dari ekonomi global. China berada di posisi kedua dengan USD14,9 triliun, atau 14,1% dari PDB global. Utang nasional kedua negara ini meningkat tahun lalu masing-masing sebesar 6% dan 8%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Rekomendasi
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Infografis
5 Kejadian jika Valentino...
5 Kejadian jika Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved