Bank Mandiri Taspen Kolaborasi Tingkatkan Keamanan Siber Perusahaan
Jum'at, 19 Juli 2024 - 21:11 WIB
loading...
Gedung Bank Mandiri Taspen. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Mandiri Taspen kolaborasi bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat kesadaran dan keamanan siber bagi perusahaan. Sebagai bentuk perlindungan dan antisipasi terhadap kejahatan siber yang akhir-akhir ini menjadi suatu permasalahan yang serius bagi banyak perusahaan ataupun organisasi pemerintahan.
"Keamanan siber ini harus diperhatikan oleh seluruh aspek perusahaan, mulai dari Top Management hingga ke seluruh pegawai," ujar Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas dalam acara Sharing Session berjudul Keamanan & Pertahanan Siber, dikutip Jumat (19/7/2024).
Baca Juga: Audiensi dengan Menkominfo, GMKI Soroti Judi Online hingga Keamanan Siber
Menurut dia penting untuk bisa mengetahui tindakan perlindungan apa saja yang berasal dari perangkat, jaringan, dan data agar terhindar dari ancaman serangan siber ataupun akses ilegal yang sedang marak terjadi.
Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata BSSN, Edit Prima menjelaskan, risiko bisnis dan keamanan siber di sektor keuangan sangat tinggi. Sebab itu, perlu kolaborasi antar regulator dalam hal ini Bank Indonesia, OJK, dan BSSN untuk menyediakan regulasi dan kebijakan dalam memperkuat tata kelola keamanan siber di sektor keuangan.
"Keamanan siber ini harus diperhatikan oleh seluruh aspek perusahaan, mulai dari Top Management hingga ke seluruh pegawai," ujar Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas dalam acara Sharing Session berjudul Keamanan & Pertahanan Siber, dikutip Jumat (19/7/2024).
Baca Juga: Audiensi dengan Menkominfo, GMKI Soroti Judi Online hingga Keamanan Siber
Menurut dia penting untuk bisa mengetahui tindakan perlindungan apa saja yang berasal dari perangkat, jaringan, dan data agar terhindar dari ancaman serangan siber ataupun akses ilegal yang sedang marak terjadi.
Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata BSSN, Edit Prima menjelaskan, risiko bisnis dan keamanan siber di sektor keuangan sangat tinggi. Sebab itu, perlu kolaborasi antar regulator dalam hal ini Bank Indonesia, OJK, dan BSSN untuk menyediakan regulasi dan kebijakan dalam memperkuat tata kelola keamanan siber di sektor keuangan.
Lihat Juga :