Serapan Anggaran PEN Rendah, untuk Korporasi Bahkan Masih Nol
Senin, 24 Agustus 2020 - 14:35 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional masih rendah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional belum mencapai target. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, total penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional atau PEN per 19 Agustus 2020 baru mencapai Rp174,79 triliun atau 25,1%.
Rinciannya, pelaksanaan anggaran PEN itu mencakup realisasi program kesehatan senilai Rp7,36 triliun atau 13,9%, perlindungan sosial 49,7%, hingga dukungan UMKM yang telah mencapai 37,2% dari pagu senilai Rp44,63 triliun.
(Baca Juga: Lumayan, Realisasi Anggaran PEN Naik 18% per Agustus Ini)
"Total (penyerapan) anggaran PEN itu masih 25,1%," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Dia melanjutkan, pembiayaan korporasi sampai hari ini realisasinya masih 0%. Padahal alokasi yang disiapkan pemerintah untuk pembiayaan korporasi senilai Rp53,57 triliun.
Rinciannya, pelaksanaan anggaran PEN itu mencakup realisasi program kesehatan senilai Rp7,36 triliun atau 13,9%, perlindungan sosial 49,7%, hingga dukungan UMKM yang telah mencapai 37,2% dari pagu senilai Rp44,63 triliun.
(Baca Juga: Lumayan, Realisasi Anggaran PEN Naik 18% per Agustus Ini)
"Total (penyerapan) anggaran PEN itu masih 25,1%," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Dia melanjutkan, pembiayaan korporasi sampai hari ini realisasinya masih 0%. Padahal alokasi yang disiapkan pemerintah untuk pembiayaan korporasi senilai Rp53,57 triliun.
Lihat Juga :