Jokowi Resmikan Kawasan Industri Terpadu Batang Seluas 4.300 hektare
Jum'at, 26 Juli 2024 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi mengungkapkan saat ini investasi yang sudah masuk senilai Rp14 triliun dengan 19 ribu pekerja. Dirinya berharap Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan menteri terkait serta para direksi dapat memasarkan kawasan industri Batang.
"Saya tadi sudah melihat KCC Glass, sebentar lagi September sudah akan memulai produksi. Kemudian pipa plastik wavin juga akan segera memulai, sepatu sudah mulai dan seterusnya. Semuanya akan dimulai," kata Jokowi.
Baca Juga : Jokowi Terima Pejabat Bank Dunia di Istana, Apa yang Dibahas?
"Dan kita harapkan nanti di Agustus juga akan ada pembangunan industri anoda September akan ada pembangunan industri katoda disini sehingga ini akan menjadi sebuah kawasan industri yang betul-betul efisien dilirik oleh para investor dan bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi rakyat kita," tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Muhammad Luthfi Ali Yahya (Habib Luthfi) dan Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
"Saya tadi sudah melihat KCC Glass, sebentar lagi September sudah akan memulai produksi. Kemudian pipa plastik wavin juga akan segera memulai, sepatu sudah mulai dan seterusnya. Semuanya akan dimulai," kata Jokowi.
Baca Juga : Jokowi Terima Pejabat Bank Dunia di Istana, Apa yang Dibahas?
"Dan kita harapkan nanti di Agustus juga akan ada pembangunan industri anoda September akan ada pembangunan industri katoda disini sehingga ini akan menjadi sebuah kawasan industri yang betul-betul efisien dilirik oleh para investor dan bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi rakyat kita," tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Muhammad Luthfi Ali Yahya (Habib Luthfi) dan Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
(fch)
Lihat Juga :