alexametrics

BI Beberkan Penyebab Harga Properti Residensial Melambat di Triwulan II

loading...
BI Beberkan Penyebab Harga Properti Residensial Melambat di Triwulan II
Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2019 yang tumbuh 0,20% (qtq) melambat dibandingkan 0,49% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjarnako membeberkan, penyebab perlambatan harga properti pada triwulan II tahun 2019. Hal ini terlihat dari survei Harga Properti Residensial yang mengindikasikan perlambatan kenaikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2019.

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2019 yang tumbuh 0,20% (qtq) melambat dibandingkan 0,49% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Lebih lanjut, Onny menerangkan, penurunan harga properti dikarenakan suku bunga Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang masih tinggi.

"Penurunan penjualan properti residensial disebabkan oleh penurunan penjualan pada rumah tipe kecil dan rumah tipe menengah. Menurut responden, beberapa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan adalah melemahnya daya beli, suku bunga KPR yang cukup tinggi, dan tingginya harga rumah," ujar Onny Widjarnako di Gedung BI, Jakarta, Senin (12/8/2019).



Dia menambahkan, melambatnya kenaikan harga properti residensial terjadi pada semua tipe rumah. "Ke depan, harga rumah diperkirakan meningkat pada triwulan III 2019 sebesar 0,76% (qtq). Sementara itu, volume penjualan properti residensial pada triwulan II 2019 tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan -15,90% (qtq), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 23,77% (qtq)," jelasnya

Sebagai informasi, hasil survei menunjukkan, bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari non perbankan, tercermin pada pembiayaan pembangunan yang bersumber dari dana internal pengembang yang mencapai 60,57%. Sementara dari sisi konsumen, pembelian properti residensial sebagian besar masih menggunakan fasilitas KPR sebagai sumber pembiayaan utama.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak