Sinyal The Fed Pangkas Suku Bunga, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.189
Senin, 05 Agustus 2024 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2024 sebesar 5,05 persen secara tahunan (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan kuartal kedua 2023, yang sebesar 5,17 persen.
Baca Juga: Rupiah Babak Belur, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 Triliun
Sementara, secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi RI tercatat 3,79 persen. Sedangkan, sepanjang semester pertama 2024 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,08 persen. Sebelumnya, pemerintah melalui kementerian keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi indonesia di kuartal kedua 2024 akan mencapai 5,0 persen secara tahunan(yoy). Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh terjaganya konsumsi rumah tangga dan investasi yang mulai meningkat.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup menguat di rentang Rp16.140 - Rp16.210 per dolar AS.
Baca Juga: Rupiah Babak Belur, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 Triliun
Sementara, secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi RI tercatat 3,79 persen. Sedangkan, sepanjang semester pertama 2024 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,08 persen. Sebelumnya, pemerintah melalui kementerian keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi indonesia di kuartal kedua 2024 akan mencapai 5,0 persen secara tahunan(yoy). Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh terjaganya konsumsi rumah tangga dan investasi yang mulai meningkat.
Berdasarkan data diatas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup menguat di rentang Rp16.140 - Rp16.210 per dolar AS.
(nng)
Lihat Juga :