Profil Piyush Goyal, Menteri Perdagangan dan Industri India yang Menolak Investasi dari China
Senin, 05 Agustus 2024 - 17:55 WIB
loading...
Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal. FOTO/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan dan Industri India , Piyush Goyal secara tegas menolak investasi asing langsung (FDI) dari China seperti yang dirilis dalam survei ekonomi India baru-baru ini.
"Saat ini tidak ada pemikiran ulang untuk mendukung investasi China di negara ini," ujar Goyal dikutip dari Business Today, Senin (8/5/2024).
Survei Ekonomi India 2024, yang ditulis oleh Kepala Penasihat Ekonomi V Anantha Nageswaran bersama rekan-rekannya menguraikan dua jalur bagi India untuk menjadi pusat manufaktur global meningkatkan impor atau menarik lebih banyak investasi langsung dari China.
Baca Juga: Menolak Investasi China, India Pastikan Tak Akan Ubah Sikap
Mengingat defisit perdagangan India yang cukup besar dengan China, Nageswaran menganggap jalan kedua lebih menguntungkan. Mendorong investasi dari China akan membantu mengurangi defisit dan mendorong keahlian teknis dalam negeri.
Namun, hubungan antara India dan China memburuk setelah terjadi bentrokan soal perbatasan di Lembah Galwan pada Juni 2020. Militer India dan China telah berada dalam kebuntuan sejak Mei 2020 dan resolusi penuh atas masalah tersebut belum tercapai, meskipun kedua belah pihak telah melepaskan diri dari beberapa titik gesekan. India telah menyatakan bahwa hubungannya dengan China tidak dapat berjalan normal kecuali jika ada perdamaian di wilayah perbatasan.
Profil Piyush Goyal
"Saat ini tidak ada pemikiran ulang untuk mendukung investasi China di negara ini," ujar Goyal dikutip dari Business Today, Senin (8/5/2024).
Survei Ekonomi India 2024, yang ditulis oleh Kepala Penasihat Ekonomi V Anantha Nageswaran bersama rekan-rekannya menguraikan dua jalur bagi India untuk menjadi pusat manufaktur global meningkatkan impor atau menarik lebih banyak investasi langsung dari China.
Baca Juga: Menolak Investasi China, India Pastikan Tak Akan Ubah Sikap
Mengingat defisit perdagangan India yang cukup besar dengan China, Nageswaran menganggap jalan kedua lebih menguntungkan. Mendorong investasi dari China akan membantu mengurangi defisit dan mendorong keahlian teknis dalam negeri.
Namun, hubungan antara India dan China memburuk setelah terjadi bentrokan soal perbatasan di Lembah Galwan pada Juni 2020. Militer India dan China telah berada dalam kebuntuan sejak Mei 2020 dan resolusi penuh atas masalah tersebut belum tercapai, meskipun kedua belah pihak telah melepaskan diri dari beberapa titik gesekan. India telah menyatakan bahwa hubungannya dengan China tidak dapat berjalan normal kecuali jika ada perdamaian di wilayah perbatasan.
Profil Piyush Goyal
Lihat Juga :