Menolak Investasi China, India Pastikan Tak Akan Ubah Sikap

Minggu, 04 Agustus 2024 - 12:27 WIB
loading...
Menolak Investasi China,...
India menegaskan tidak akan mengubah sikapnya terhadap investasi asing langsung (FDI) dari China. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - India menegaskan tidak akan mengubah sikapnya terhadap investasi asing langsung (FDI) dari China. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan, Piyush Goyal setelah sebelumnya rilis Survei Ekonomi tahunan negara itu, mengajurkan untuk menarik investasi dari perusahaan China dan meningkatkan ekspor India.

"Untuk meningkatkan manufaktur India dan memasukkan India ke dalam rantai pasokan global, tidak dapat dihindari bahwa India memasukkan dirinya ke dalam rantai pasokan China," kata survei tersebut.

Baca Juga: China Membanjiri Dunia dengan Barang Murah, Yellen Ungkap Kecemasan Negara Berkembang

Ia menambahkan, bahwa New Delhi harus membuat pilihan apakah akan melakukannya "hanya dengan mengandalkan impor atau sebagian melalui investasi China ."

Baca Juga: BRICS Mulai Retak, India Tolak Yuan China Gantikan Dolar AS

Laporan tahunan yang menilai keadaan ekonomi India dan menetapkan arahan bagi pembuatan kebijakan, menaruh fokus pada FDI dari China. Ditambah serta bagaimana upaya meningkatkan ekspor India ke AS dengan cara yang mirip dengan bagaimana ekonomi Asia Timur, termasuk Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Indonesia, telah melakukannya di masa lalu.

"Ketika AS dan Eropa mengalihkan sumber langsung mereka dari China, lebih efektif untuk membuat perusahaan China berinvestasi di India dan kemudian mengekspor produk tersebut ke pasar ini daripada mengimpor dari China," catat laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Berita Terkini
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved