Eropa Masih Terpikat Gas Rusia, Pengiriman LNG ke Perancis Naik Dua Kali Lipat

Kamis, 08 Agustus 2024 - 13:07 WIB
loading...
A A A
"Apa yang bisa menerangkannya kepada Anda adalah orang-orang menghasilkan uang dari perdagangan ini," kata Feer.

Proyek LNG terbesar Rusia berada di Semenanjung Yamal di Lingkaran Arktik, sebuah usaha patungan dengan TotalEnergies, yang memiliki saham 20%. Di bawah kontrak yang ditandatangani pada tahun 2018, TotalEnergies berkomitmen untuk membeli 4 juta ton gas dari sana setiap tahun.

TotalEnergies mengatakan melalui email bahwa mereka terikat secara hukum untuk menghormati kontraknya dan akan melakukannya "selama pemerintah Eropa menganggap gas Rusia diperlukan untuk keamanan pasokan Uni Eropa."

Hanya jika sanksi baru diberlakukan, pembelian bakal dihentikan katanya. TotalEnergies mengungkapkan, impor LNG Rusia ke Eropa sebenarnya mengalami penurunan selama periode yang diteliti.

Seorang juru bicara Komisi Uni Eropa menerangkan, impor gas Rusia turun drastis antara 2021 dan 2023. "Kami telah mendiversifikasi impor kami dan sebagian besar gas yang diperlukan dipasok oleh mitra yang dapat diandalkan, seperti Norwegia dan AS," kata juru bicara Adalbert Jahnz.

Tetapi Savytskyi dari Razom We Stand menyerukan Uni Eropa untuk menerapkan embargo penuh pada komoditas tersebut. TotalEnergies "seharusnya tidak memiliki izin bebas untuk membuat Eropa terpikat pada gas Rusia," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved