Ngebet Gabung BRICS, Venezuela Imingi Cadangan Minyak Raksasa

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Ayestaran menjelaskan, keinginan Venezuela bergabung dengan BRICS adalah karena aliansi tersebut memimpin komposisi baru dunia multipolar. Venezuela, tegas dia, sangat ingin berkontribusi di dalamnya. "BRICS berada di garis depan dunia multipolar baru yang telah muncul dan Venezuela ingin berkontribusi pada konsolidasi dunia baru ini," tegas Ayestaran.

Baca Juga: Pengamat Rusia Yakin Protes di Venezuela Didanai AS

Dia menambahkan, Venezuela ingin menerapkan zona bebas sanksi di antara anggota sekutu untuk memudahkan kehidupan warga negara. "Kami memiliki gagasan untuk memiliki semacam zona bebas sanksi, yang lebih pragmatis, berorientasi pada tindakan di luar kursus-kursus di PBB tetapi (bertujuan) untuk mendapatkan hasil pada basis sehari-hari warga negara kami," ujarnya.

Zona tersebut, jelas Ayestaran, bertujuan untuk memungkinkan berbisnis satu sama lain tanpa dibatasi oleh dampak sanksi. Hal itu, kata dia, tengah dibahas di antara Kelompok Sahabat (Group of Friends) pada tingkat politik tetapi juga secara terpisah lebih pada sisi yang berorientasi pada tindakan.

Kelompok Sahabat dalam Pembelaan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan pada 6 Juli 2021, di New York. Saat ini kelompok tersebut mencakup 18 negara anggota, di antaranya Rusia, Suriah, Iran, dan China.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Rekomendasi
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved