Luhut Berniat Suntik Mati PLTU Suralaya, Ini Alasannya
Rabu, 14 Agustus 2024 - 15:08 WIB
loading...
PLTU Suralaya akan disuntik mati untuk menekan polusi udara. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengungkapkan rencana menyuntik mati Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Cilegon, Banten. Selain menekan polusi rencana tersebut untuk ekosistem kendaraan listrik.
"Jadi kita bahas kemarin, kita akan bawa ke rapat bahwa Suralaya, kita harus menutup yang satu ini. Jika kita menutup Suralaya, saya pikir bagian dari transisi energi yang adil," ujar Luhut saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2024).
Luhut juga menekankan penghentian PLTU Suralaya ini harus usianya yang sudah sangat tua yaitu lebih dari 40 tahun. "PLTU itu kita mau rapatin, nanti yang Suralaya itu kan sudah banyak polusinya ya. Dan sudah lebih 40 tahun," tegasnya.
Baca Juga: Luhut Tanggapi Soal Kabar Reshuffle Kabinet, Ini Katanya
Ia menambahkan, selain menutup PLTU Suralaya, pemerintah juga akan terus menggalakkan penggunaan kendaraan listrik hingga penerapan kebijakan ganjil genap.
"Jadi kita bahas kemarin, kita akan bawa ke rapat bahwa Suralaya, kita harus menutup yang satu ini. Jika kita menutup Suralaya, saya pikir bagian dari transisi energi yang adil," ujar Luhut saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2024).
Luhut juga menekankan penghentian PLTU Suralaya ini harus usianya yang sudah sangat tua yaitu lebih dari 40 tahun. "PLTU itu kita mau rapatin, nanti yang Suralaya itu kan sudah banyak polusinya ya. Dan sudah lebih 40 tahun," tegasnya.
Baca Juga: Luhut Tanggapi Soal Kabar Reshuffle Kabinet, Ini Katanya
Ia menambahkan, selain menutup PLTU Suralaya, pemerintah juga akan terus menggalakkan penggunaan kendaraan listrik hingga penerapan kebijakan ganjil genap.
Lihat Juga :