Tembus Rekor, CEO Inggris Menikmati Gaji Jumbo di Tengah Krisis
Rabu, 14 Agustus 2024 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Hildyard menambahkan, bahwa Inggris memiliki "budaya bisnis yang menempatkan kepentingan investor di atas pekerja, pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya".
Kompensasi eksekutif di perusahaan-perusahaan besar Inggris telah memicu kemarahan para pemegang saham dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar menyoroti kesenjangan antara rata-rata pendapatan pekerja dan gaji CEO.
Tetapi beberapa manajer investasi di Inggris mendukung seruan untuk memberi dewan lebih banyak fleksibilitas dalam membayar talenta terbaik. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya eksodus SDM berkualitas ke negara-negara di mana isu gaji tinggi tidak begitu sensitif.
CEO Inggris dengan bayaran tertinggi adalah Pascal Soriot dari produsen obat AstraZeneca, yang menghasilkan 16,85 juta pound atau setara Rp337,8 miliar, data High Pay Centre yang menggunakan pengungkapan keuangan perusahaan. Selanjutnya ada Erik Engstrom dari grup informasi dan analitik RELX, dengan gaji 13,64 juta poundsterling yang jika dirupiahkan mencapai Rp273,5 miliar.
Hildyard menambahkan, bahwa Inggris memiliki "budaya bisnis yang menempatkan kepentingan investor di atas pekerja, pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya".
Kompensasi eksekutif di perusahaan-perusahaan besar Inggris telah memicu kemarahan para pemegang saham dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar menyoroti kesenjangan antara rata-rata pendapatan pekerja dan gaji CEO.
Tetapi beberapa manajer investasi di Inggris mendukung seruan untuk memberi dewan lebih banyak fleksibilitas dalam membayar talenta terbaik. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya eksodus SDM berkualitas ke negara-negara di mana isu gaji tinggi tidak begitu sensitif.
CEO Inggris dengan bayaran tertinggi adalah Pascal Soriot dari produsen obat AstraZeneca, yang menghasilkan 16,85 juta pound atau setara Rp337,8 miliar, data High Pay Centre yang menggunakan pengungkapan keuangan perusahaan. Selanjutnya ada Erik Engstrom dari grup informasi dan analitik RELX, dengan gaji 13,64 juta poundsterling yang jika dirupiahkan mencapai Rp273,5 miliar.
(akr)
Lihat Juga :